Pencarian

Serang Jadi Ibu Kota Provinsi Banten, Ini 3 Alasan Sejarah dan Geografis di Baliknya

Kamis, 05 November 2026 • 14:01:01 WIB
Serang Jadi Ibu Kota Provinsi Banten, Ini 3 Alasan Sejarah dan Geografis di Baliknya
Serang ditetapkan sebagai ibu kota Provinsi Banten dengan pertimbangan sejarah dan letak geografis.

SERANG — Saat mendengar kata Banten, sebagian besar orang langsung membayangkan Tangerang dengan deretan mal dan kawasan modernnya. Padahal secara administratif, Serang yang berstatus ibu kota provinsi. Ketimpangan popularitas antara keduanya bukan hal baru, dan pertanyaan soal mengapa bukan Tangerang yang dipilih sering muncul.

Pilihan terhadap Serang ternyata tidak sekadar formalitas administratif. Ada pertimbangan sejarah panjang dan letak geografis yang membuat kota ini dinilai paling layak menyandang status pusat pemerintahan Provinsi Banten.

Jejak Kesultanan Banten yang Menjadi Dasar Penetapan

Serang pernah menjadi pusat Kesultanan Banten, kekuatan maritim yang pada abad ke-16 menguasai salah satu pelabuhan internasional tersibuk di Asia Tenggara. Jejak kejayaan itu masih terasa hingga kini melalui situs-situs bersejarah di kawasan Banten Lama.

Menjadikan Serang sebagai ibu kota provinsi dibaca sebagai bentuk penghormatan kultural. Pemerintah provinsi sekaligus menjaga ingatan kolektif masyarakat terhadap identitas kejayaan daerah ini.

Sebaliknya, Tangerang pada masa lampau hanya berupa daerah agraris di pinggiran sungai. Wilayah itu baru bertransformasi menjadi kota satelit modern dalam beberapa dekade terakhir. Legitimasi historis dan jejak keulamaan di Serang tidak bisa digantikan oleh deretan gedung bertingkat.

Posisi Geografis: Titik Tengah yang Merangkul Semua Wilayah

Dari sisi letak wilayah, Serang berdiri di posisi strategis sebagai simpul penghubung di ujung barat Pulau Jawa. Kota ini menghubungkan kawasan industri penyangga di bagian timur dengan pintu masuk Pelabuhan Merak di barat.

Posisi sentral tersebut memudahkan akses birokrasi pemerintahan menjangkau seluruh daerah di Provinsi Banten secara lebih berimbang. Jika Tangerang yang dipilih, pusat pemerintahan akan terlalu timpang ke arah timur dan kian menempel pada Jakarta.

Kondisi itu berisiko membuat wilayah seperti Pandeglang dan Lebak makin tersisih dari pemerataan pembangunan. Serang berdiri sebagai titik tengah yang merangkul daerah pesisir sekaligus kawasan pegunungan di selatan.

Pembagian Peran: Serang Pusat Pemerintahan, Tangerang Pusat Bisnis

Konsep Pemerintahan Provinsi Banten sebenarnya cukup ideal. Serang berperan sebagai ibu kota pemerintahan, sementara Tangerang menjelma sebagai pusat bisnis. Pola ini berbeda dengan provinsi lain yang kerap memusatkan pusat pemerintahan dan bisnis pada satu kota yang sama.

Meski unggul di faktor sejarah dan posisi geografis, Serang menyimpan pekerjaan rumah besar dalam hal promosi daerah. Pemerintah Kota Serang dinilai perlu lebih gencar dan kreatif menjual potensi lokalnya.

Potensi itu mulai dari wisata Banten Lama hingga kuliner sate bandeng. Selama ini Serang sering hanya dipandang sebelah mata sebagai kota perlintasan bagi pelancong menuju pantai Anyer atau Sumatra.

Tugas besar Pemkot Serang adalah mengubah status kota ini dari sekadar tempat singgah sementara menjadi destinasi utama. Dengan begitu, ibu kota provinsi ini tidak lagi dipandang sebelah mata dibanding kemegahan Tangerang yang jauh lebih populer.

Follow katabanten.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: mojok.co

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks