Pencarian

Wagub Banten Dimyati Sebut Musrenbang Non-APBD 2026 Bangun Kepercayaan Perusahaan Penyalur CSR

Jumat, 06 November 2026 • 11:17:31 WIB
Wagub Banten Dimyati Sebut Musrenbang Non-APBD 2026 Bangun Kepercayaan Perusahaan Penyalur CSR
Wagub Banten Achmad Dimyati Natakusumah menutup Musrenbang non-APBD Tahun 2026 bersama Forum CSR Provinsi Banten di Pendopo Gubernur Banten, Kota Serang.

SERANG — Pemprov Banten menggelar Musrenbang non-APBD Tahun 2026 bersama Forum CSR Provinsi Banten di Pendopo Gubernur Banten, KP3B, Kota Serang, Kamis (5/11/2026). Agenda itu menjadi yang pertama digelar di Provinsi Banten.

Wagub Banten Achmad Dimyati Natakusumah menyatakan Musrenbang non-APBD mendorong keterbukaan dalam pelaksanaan program CSR dan bina lingkungan. Menurutnya, langkah itu membuat program perusahaan lebih terarah, fokus, dan memberi dampak nyata bagi masyarakat.

"Musrenbang non-APBD ini adalah yang pertama di Provinsi Banten," ungkap Dimyati usai menutup agenda tersebut.

Bukan Kewajiban, tapi Jadi Inisiatif Penting

Dimyati menyebut pelaksanaan Musrenbang non-APBD bukan kewajiban bagi Forum CSR. Meski begitu, inisiatif itu dinilai penting untuk membangun kepercayaan perusahaan sekaligus mendorong asas keterbukaan.

"Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten mengajak semua pihak untuk berkolaborasi dan bergotong royong membangun Provinsi Banten," katanya.

Ia juga mengimbau setiap perusahaan yang memiliki program CSR untuk menyalurkannya secara konsisten. Penyaluran itu disebutnya sebagai bentuk tanggung jawab moral terhadap pemenuhan hak-hak masyarakat di sekitar lingkungan perusahaan.

Prinsip P7 untuk Jaga Kepercayaan Perusahaan Penderma

Dalam kesempatan itu, Dimyati berpesan kepada Forum CSR Provinsi Banten agar menerapkan prinsip P7. Prinsip itu dinilai penting untuk menjaga kepuasan dan kepercayaan perusahaan penderma.

Prinsip P7 mencakup sejumlah tahapan pengelolaan program, mulai dari perencanaan hingga penindakan:

  • Perencanaan yang dihitung secara matang agar tepat sasaran
  • Penganggaran gotong royong untuk membangun daerah
  • Pengadaan yang cermat dan hemat
  • Pelaksanaan yang mematuhi ketentuan berlaku
  • Pengawasan komprehensif dari hulu hingga hilir
  • Langkah penyelidikan dan penindakan apabila diperlukan

Melalui forum tersebut, Pemprov Banten berharap penyaluran CSR dari perusahaan di wilayahnya berjalan lebih transparan. Kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha disebut menjadi kunci agar program bina lingkungan tepat sasaran bagi warga Banten.

Follow katabanten.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: fixsnews.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks