Pencarian

Polwan Polresta Tangerang Bekali Siswa SMPN 3 Tigaraksa Soal Privasi dan Bahaya Grooming di Medsos

Senin, 24 Agustus 2026 • 12:16:31 WIB
Polwan Polresta Tangerang Bekali Siswa SMPN 3 Tigaraksa Soal Privasi dan Bahaya Grooming di Medsos
Polwan Polresta Tangerang memberikan edukasi tentang privasi dan bahaya grooming kepada siswa SMPN 3 Tigaraksa dalam program Polwan Goes to School.

TANGERANG — Ponsel yang kerap dianggap sebagai ruang paling pribadi justru menjadi celah masuknya berbagai ancaman bagi pelajar. Foto, video, hingga data diri bisa berpindah tangan dalam hitungan detik tanpa sepengetahuan pemiliknya. Bahaya inilah yang coba diantisipasi Polwan Polresta Tangerang melalui program Polwan Goes to School di SMPN 3 Tigaraksa, Kabupaten Tangerang.

Dalam kegiatan yang memperingati Hari Jadi Polisi Wanita ke-78 itu, para siswi dan siswa diajak memahami bahwa setiap orang memiliki hak untuk menentukan batasan dalam berinteraksi, baik di dunia nyata maupun di media sosial.

Konsep Persetujuan dan Berani Menolak

Para Polwan memperkenalkan konsep consent atau persetujuan kepada pelajar. Intinya, setiap individu berhak menolak perlakuan yang membuatnya tidak nyaman. Keberanian untuk mengatakan "tidak" menjadi modal pertama bagi pelajar untuk melindungi diri sendiri.

Materi ini dinilai krusial mengingat banyak kasus pelecehan yang berawal dari ketidakmampuan korban menegaskan batas pribadinya. Edukasi berlangsung interaktif, dengan sesi tanya jawab antara murid dan polisi wanita.

Modus Grooming dan Pemerasan Digital yang Mengintai Pelajar

Ancaman di ruang digital menjadi sorotan utama dalam kegiatan ini. Para pelajar diingatkan mengenai praktik grooming, yaitu upaya pelaku dewasa menjalin kedekatan dengan anak di bawah umur untuk tujuan tidak senonoh. Perundungan siber atau cyberbullying juga menjadi materi yang dijelaskan secara gamblang.

Selain itu, penyalahgunaan foto dan video pribadi hingga pemerasan berbasis konten digital dibahas sebagai risiko nyata yang bisa menimpa siapa saja. Polwan menekankan bahwa data pribadi yang diunggah sembarangan bisa menjadi senjata bagi pelaku kejahatan.

Instruksi Tegas: Jangan Bagikan Data Pribadi

Para siswa diminta untuk tidak sembarangan membagikan data pribadi, foto, atau video sensitif melalui platform media sosial. Sekali konten terunggah ke internet, kendali atas penyebarannya akan sulit dipertahankan.

Polwan juga memberikan panduan praktis jika pelajar menghadapi ancaman, tekanan, atau pelecehan. Langkah pertama yang disarankan adalah segera bercerita kepada orang tua, guru, atau orang dewasa yang dipercaya, bukan memendamnya sendiri.

Melalui pembekalan ini, Polwan Polresta Tangerang berharap pelajar tidak hanya waspada saat berada di luar rumah. Di dunia digital yang tak terlihat batasnya, menjaga privasi adalah bagian dari menjaga keselamatan diri dan menghormati hak orang lain.

Follow katabanten.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: jejakkata.news

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks