ACEH TAMIANG — Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah menyerahkan bantuan tersebut kepada Bupati Aceh Tamiang Armia Pahmi di Aula Sekretariat Daerah Kabupaten Aceh Tamiang. Langkah ini merupakan bentuk solidaritas nyata dari masyarakat Banten untuk warga yang terkena musibah banjir bandang dan tanah longsor.
Dalam kunjungan tersebut, Ratu Zakiyah didampingi jajaran pejabat teras, mulai dari Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Serang Maksum hingga Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Serang Ajat Sudrajat. Hadir pula Kepala Dinas Sosial Yadi Priyadi Rochdian serta sejumlah kepala bagian dari Sekretariat Daerah dan Sekretariat DPRD Kabupaten Serang.
Bantuan bernilai miliaran rupiah ini bukan berasal dari APBD murni, melainkan hasil penggalangan donasi kemanusiaan yang dikoordinasikan oleh Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra). Berbagai elemen masyarakat, instansi pemerintah, hingga organisasi mahasiswa terlibat dalam aksi pengumpulan dana yang dimulai sejak bencana melanda pada akhir 2025 lalu.
Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Serang menjadi penyumbang terbesar dengan total dana mencapai Rp926,79 juta. Dana tersebut dihimpun dari 29 organisasi perangkat daerah (OPD). Selain uang tunai, para pegawai juga menyalurkan logistik berupa pakaian layak pakai, alat salat, dan bahan pangan.
Sinergi ini juga melibatkan 29 kecamatan di Kabupaten Serang yang mengumpulkan dana Rp124,13 juta. Sektor usaha melalui BUMD seperti Perumda Tirta Albantani, BPR Serang, dan Bank bjb KCK Banten turut menyumbang Rp70,8 juta. Sisanya, sebesar Rp68,38 juta, berasal dari gabungan organisasi kemasyarakatan, keagamaan, dan kepemudaan seperti PCNU, KNPI, hingga Ikatan Mahasiswa Kramatwatu.
Selain dana tunai yang disalurkan melalui transfer rekening resmi pemerintah daerah setempat, Pemkab Serang mengirimkan bantuan logistik untuk kebutuhan dasar pengungsi. Paket bantuan mencakup sembako dan mi instan yang didistribusikan ke titik-titik pengungsian paling membutuhkan.
Ratu Zakiyah merinci bahwa bantuan ini menyasar 10 kabupaten/kota di tiga provinsi yang terdampak paling parah. Wilayah tersebut meliputi:
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Serang dan seluruh masyarakat Kabupaten Serang, kami menyampaikan rasa duka cita yang sedalam-dalamnya atas musibah banjir dan tanah longsor yang melanda wilayah ini,” ujar Ratu Zakiyah di hadapan jajaran Pemkab Aceh Tamiang.
Ia menambahkan bahwa kehadiran rombongan dari Serang bertujuan membawa amanah dan semangat persaudaraan. Pemerintah Kabupaten Serang berharap dukungan ini mampu meringankan beban warga dan mempercepat proses pemulihan aktivitas masyarakat di wilayah terdampak.