SERANG — Kegiatan seleksi berlangsung 11–12 Mei 2026 di Aula SMPN 1 Kramatwatu. Pembukaan resmi dipimpin Wakil Bupati Muhammad Najib Hamas, didampingi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Serang Aber Nurhadi, serta pejabat pendidikan dan pengurus PGRI setempat.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati menekankan bahwa setiap sekolah memiliki keunggulan tersendiri di bidang akademik, olahraga, atau seni budaya yang perlu pengembangan konsisten. "Target kita bukan sekadar ikut lomba, tetapi mampu meraih prestasi terbaik di tingkat Provinsi Banten," ujar Najib Hamas saat meninjau pertandingan bola voli.
Ia juga mengingatkan pelatih, pembina, dan juri untuk menjalankan tugas sesuai petunjuk teknis yang telah ditetapkan. Wakil Bupati menilai OSN, O2SN, dan FLS3N tidak hanya mengasah kemampuan intelektual, tetapi juga membangun karakter, kreativitas, sportivitas, serta memperkuat nilai kebinekaan dan toleransi di kalangan pelajar.
Kepala Dindikbud Aber Nurhadi melaporkan antusiasme peserta tahun ini sangat tinggi. Total 2.727 siswa mendaftar dari berbagai rayon SMP se-Kabupaten Serang untuk bertanding dalam tiga kategori utama.
Peserta adalah hasil seleksi tingkat rayon, artinya mereka sudah lolos kompetisi di tingkat awal. Para juara kabupaten nantinya akan mewakili Kabupaten Serang di kompetisi tingkat Provinsi Banten sebagai delegasi resmi.
OSN mempertandingkan tiga bidang akademik utama: Matematika, Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), dan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS). Cabang ini menguji kemampuan intelektual siswa dalam mata pelajaran inti.
Cabang olahraga O2SN mencakup renang, atletik, pencak silat, panjat tebing, bulu tangkis, basket, bola voli, futsal, dan karate putra-putri. Sementara FLS3N menghadirkan seni visual dan performing: ilustrasi, menyanyi solo, mendongeng, menulis cerita, pantomim, ansambel musik, tari kreasi, kreativitas musik tradisional, marawis, dan desain batik.
Aber Nurhadi menjelaskan bahwa kegiatan ini menjadi sarana membangun kebersamaan, toleransi, dan penguatan karakter siswa melalui kompetisi yang sehat. Setiap siswa peserta tidak hanya mewakili nama sekolah mereka, melainkan rayon tempat sekolah berada.
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Serang terus mendorong pengembangan potensi pelajar melalui berbagai program pembinaan berkelanjutan sesuai karakter dan keunggulan masing-masing sekolah. Komitmen ini sejalan dengan upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak usia sekolah.