Pemkot Tangerang Siapkan Operasi Pasar Jelang Idul Adha, Stok Cabai dan Minyak Goreng Terpantau Aman

Penulis: Ginanjar Raharjo  •  Jumat, 15 Mei 2026 | 15:28:41 WIB
Pemkot Tangerang siapkan operasi pasar untuk menjaga ketersediaan cabai dan minyak goreng jelang Idul Adha.

TANGERANG — Asisten Daerah Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kota Tangerang, Ruta Ireng Wicaksono, menyatakan hasil pemantauan menunjukkan stok cabai dan minyak goreng dalam kondisi tersedia dan aman. Meski begitu, permintaan dipastikan meningkat seiring mendekati hari raya dan libur panjang.

"Kami sudah lakukan pemantauan, stok cabai dan minyak goreng dalam kondisi tersedia dan aman. Namun adanya peningkatan karena permintaan," ujarnya di Tangerang, Kamis.

Komoditas Penyumbang Inflasi Pangan

Berdasarkan data yang disampaikan, komoditas penyumbang inflasi di sektor pangan didominasi cabai merah yang mencapai 10,26 persen dan minyak goreng sebesar 3,98 persen. Sementara itu, inflasi tertinggi secara keseluruhan justru berasal dari sektor angkutan udara dengan angka 14,55 persen.

Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Disperindagkop akan menggelar pasar murah sebagai respons atas kenaikan permintaan ini. Pengawasan lapangan juga akan diperketat untuk memastikan tidak ada lonjakan harga pangan yang signifikan.

Instruksi Wakil Wali Kota: Awasi Timbangan dan Cegah Penimbunan

Wakil Wali Kota Tangerang, Maryono Hasan, telah menginstruksikan pengawasan dilakukan bersama tim gabungan. Langkah ini menyasar semua lini distribusi untuk memastikan ketersediaan pangan terpenuhi dan tidak ada praktik penimbunan.

"Ini juga strategi dalam menjaga daya beli masyarakat. Sejauh ini kami pastikan semuanya masih terkendali dengan baik," kata Ruta Ireng Wicaksono.

Selain operasi pasar, tim gabungan juga melakukan uji tera timbangan di pasar-pasar tradisional. Langkah ini untuk memastikan konsumen tidak dirugikan saat berbelanja.

"Kita juga melakukan uji tera timbangan di pasar dalam memastikan tak ada kerugian yang dialami konsumen saat membeli barangan sebab timbangan yang dipakai sudah sesuai," ujar Maryono Hasan.

Imbauan untuk Masyarakat

Pemerintah Kota mengimbau masyarakat untuk tidak membeli secara berlebihan. Pasokan pangan disebut dalam kondisi mencukupi sehingga panic buying justru berpotensi memicu kenaikan harga.

Operasi pasar dan pengawasan harga akan berlangsung hingga masa libur Idul Adha berakhir.

Reporter: Ginanjar Raharjo
Sumber: banten.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top