Baznas Kota Tangerang Buka Pelatihan Sekuriti Gratis untuk Mustahik, Peserta Ditempatkan Kerja Profesional

Penulis: Fauzan Arifin  •  Sabtu, 23 Mei 2026 | 12:36:09 WIB
Peserta pelatihan sekuriti Baznas Kota Tangerang mengikuti pembekalan keterampilan keamanan.

TANGERANG — Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Tangerang, Banten, membuka pelatihan vokasi sekuriti secara gratis bagi masyarakat penerima zakat atau mustahik. Program ini tidak sekadar memberi keterampilan, tetapi juga menempatkan peserta pada pekerjaan profesional melalui lembaga mitra yang telah bekerja sama.

Ketua Baznas Kota Tangerang Aslie Elhusyairy menyatakan pelatihan ini dirancang untuk memenuhi standar industri keamanan dan kebutuhan spesifik setiap klien. "Ini adalah upaya kami agar mustahik memiliki keterampilan dan pekerjaan, sehingga mampu meningkatkan ekonomi keluarga," kata Aslie di Tangerang, Sabtu.

Pendaftaran Ditutup 10 Juni 2026, Kuota Terbatas

Baznas Kota Tangerang membuka pendaftaran dengan kuota terbatas hingga 10 Juni 2026. Pendaftaran dilakukan langsung di Kantor Baznas Kota Tangerang, Jalan Nyi Mas Melati.

Persyaratan administrasi yang harus dipenuhi calon peserta antara lain KTP domisili Kota Tangerang, fotokopi ijazah SMA atau sederajat sebanyak dua lembar, dan foto ukuran 3x4 sebanyak dua lembar. Calon peserta juga wajib melampirkan surat keterangan sehat dari puskesmas atau fasilitas kesehatan lainnya.

Kriteria Peserta: Usia 21-38 Tahun, Tinggi Minimal 165 Cm

Baznas menetapkan kriteria ketat bagi peserta. Pelamar harus berusia 21-38 tahun, laki-laki, dengan tinggi badan minimal 165 sentimeter dan berat badan ideal. Peserta juga tidak boleh memiliki kegiatan rutin atau pekerjaan tetap.

Selain itu, calon peserta harus diusulkan oleh Unit Pengumpulan Zakat (UPZ) Baznas di kecamatan setempat dan melampirkan surat permohonan bantuan pelatihan dari kelurahan. Dokumen lain yang diperlukan meliputi Curriculum Vitae (CV), foto rumah, dan formulir kesediaan mengikuti pelatihan hingga selesai.

Peserta Wajib Bersedia Disurvei dan Tidak Bercacat Hukum

Baznas juga mensyaratkan peserta tidak pernah berstatus cacat hukum di Indonesia dan bersedia dikunjungi oleh tim survei. Peserta harus menaati seluruh peraturan yang disepakati selama pelatihan berlangsung.

Program ini menjadi salah satu upaya Baznas Kota Tangerang dalam memberdayakan mustahik secara berkelanjutan. Dengan keterampilan sekuriti yang terstandar, peserta diharapkan mampu bersaing di pasar kerja dan keluar dari garis kemiskinan.

Reporter: Fauzan Arifin
Sumber: banten.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top