5.000 Beasiswa SMP Swasta Disiapkan Pemkot Tangsel untuk Siswa Tak Tertampung di Negeri, Ini Syaratnya

Penulis: Hendra Setiawan  •  Jumat, 05 Juni 2026 | 17:18:01 WIB
Pemkot Tangsel siapkan 5.000 beasiswa SMP swasta untuk siswa yang tidak tertampung di sekolah negeri.

TANGERANG SELATAN — Setiap tahun, sekitar 25.000 lulusan SD di Tangerang Selatan melanjutkan ke jenjang SMP. Dari jumlah itu, rata-rata 12.000 hingga 15.000 siswa memilih mendaftar ke sekolah negeri, padahal kuota SPMB SMP Negeri 2026/2027 hanya 9.976 kursi. Artinya, ribuan siswa otomatis tidak tertampung.

Pemkot Tangsel menyiapkan skema cadangan: beasiswa untuk 5.000 siswa yang gagal masuk SMP negeri agar bisa sekolah di swasta tanpa biaya. Wakil Wali Kota Tangsel Pilar Saga Ichsan mengatakan kerja sama telah dijalin dengan hampir 100 SMP swasta di wilayah tersebut.

"Bagi yang tidak diterima di SMP Negeri, kita bekerja sama dengan hampir 100 SMP swasta di Tangerang Selatan. Nantinya kita siapkan 5.000 beasiswa untuk siswa yang tidak diterima di sekolah negeri dan harus masuk ke sekolah swasta agar biaya pendidikannya gratis," kata Pilar di Tangerang, Jumat.

Pembangunan 7 SMP Negeri dalam RPJMD, Swasta Jadi Mitra Sementara

Dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Tangsel, pemkot menargetkan pembangunan tujuh SMP negeri dan swasta selama lima tahun ke depan. Namun, sambil menunggu infrastruktur rampung, kolaborasi dengan sekolah swasta menjadi solusi jangka pendek.

"Dalam RPJMD Kota Tangsel, selama lima tahun ada pembangunan tujuh SMP negeri dan swasta. Sambil itu berjalan, kita tetap bekerja sama dengan sekolah swasta," ujar Pilar.

Empat Jalur SPMB dan Syarat Domisili yang Wajib Dipenuhi

SPMB SMP Negeri di Tangsel dilakukan secara daring melalui situs spmb.tangerangselatankota.go.id. Bagi calon murid yang terkendala akses internet, bisa datang langsung ke SMP Negeri tujuan untuk dibantu panitia sekolah.

Penerimaan dibuka melalui empat jalur:

  • Jalur Domisili — kuota 40 persen, dengan syarat KK tercatat di Disdukcapil paling singkat satu tahun atau terdata paling lambat 1 Juni 2025.
  • Jalur Prestasi — kuota 25 persen, untuk siswa dengan prestasi akademik, non-akademik, kemampuan tahfiz Al-Qur'an, atau anggota Pramuka Siaga Garuda.
  • Jalur Afirmasi — kuota 30 persen.
  • Jalur Mutasi — kuota lima persen.

Persyaratan Administrasi dan Batas Usia Calon Murid

Calon murid wajib telah lulus dari SD, SD Terbuka, Madrasah Ibtidaiyah (MI), Paket A, atau bentuk lain yang sederajat, serta berusia paling tinggi 15 tahun pada 1 Juli 2026. Khusus lulusan tahun sebelumnya, harus melampirkan ijazah yang telah dilegalisasi oleh sekolah asal.

Dokumen administrasi yang harus dilampirkan meliputi akta kelahiran, Kartu Identitas Anak (KIA), Kartu Keluarga (KK), serta Surat Keterangan Lulus (SKL) atau surat keterangan telah menyelesaikan seluruh program pembelajaran dari sekolah asal.

Fakta Singkat SPMB SMP Negeri Tangsel 2026/2027

  • Total lulusan SD di Tangsel: sekitar 25.000 siswa per tahun.
  • Pendaftar SMP negeri: 12.000–15.000 siswa setiap tahun.
  • Kuota SMP negeri: 9.976 kursi.
  • Beasiswa SMP swasta: 5.000 kursi gratis di hampir 100 sekolah.
  • Target pembangunan sekolah baru: 7 SMP dalam 5 tahun (RPJMD).
Reporter: Hendra Setiawan
Sumber: banten.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top