Progres Tol Serang-Panimbang Capai Fase Akir, Waktu Tempuh ke KEK Tanjung Lesung Terpangkas Hingga 3 Jam

Penulis: Fauzan Arifin  •  Sabtu, 11 Juli 2026 | 17:32:31 WIB
Pembangunan Tol Serang-Panimbang memasuki fase akhir dengan pemasokan beton pracetak tahap akhir.

SERANG — Pembangunan Jalan Tol Serang-Panimbang terus mencatat kemajuan signifikan, khususnya pada paket pengerjaan Fasa 2 Paket 3 di Seksi 3 ruas Cileles-Panimbang. Pemasokan beton pracetak (precast) sebagai bahan baku utama konstruksi dilaporkan telah memasuki tahap akhir.

Proyek yang masuk dalam daftar program strategis nasional ini menjadi kunci utama dalam mempercepat akses menuju KEK Tanjung Lesung. Kawasan ekonomi khusus yang dikenal sebagai destinasi wisata baharu di ujung barat Jawa itu selama ini terkendala akses jalan yang memakan waktu perjalanan hingga setengah hari dari Ibu Kota.

Bagaimana Tol Ini Mengubah Akses ke Tanjung Lesung?

Jika sebelumnya perjalanan darat dari Jakarta ke Tanjung Lesung bisa memakan waktu 4 hingga 5 jam, tol ini diproyeksikan memangkasnya menjadi hanya 2 hingga 3 jam. Pemangkasan waktu tempuh ini diyakini akan mengerek kunjungan wisatawan sekaligus mendorong investasi baru di kawasan tersebut.

Pemerintah menargetkan tol ini tidak hanya memudahkan mobilitas penduduk, tetapi juga mempercepat distribusi logistik di wilayah Banten bagian selatan. Hal ini sejalan dengan upaya pemerataan pembangunan antara wilayah utara dan selatan Provinsi Banten.

Komitmen Hijau di Balik Proyek Beton

Selain fokus pada ketepatan waktu konstruksi, pengembang proyek juga menjalankan inisiatif lingkungan. Program penanaman pohon dilakukan sebagai bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) untuk mendukung pembangunan infrastruktur yang lebih ramah lingkungan.

Pihak kontraktor menegaskan komitmennya terhadap prinsip tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance). Prinsip ini diterapkan untuk menjaga efisiensi, transparansi, dan integritas proyek hingga seluruh ruas tol beroperasi penuh.

Dampak Ekonomi yang Diharapkan

KEK Tanjung Lesung selama ini diandalkan sebagai salah satu destinasi wisata super prioritas di Indonesia. Dengan akses tol yang lebih cepat, kawasan ini diharapkan mampu menyerap lebih banyak investasi di sektor perhotelan, restoran, dan ekonomi kreatif.

Proyek ini juga menjadi jawaban atas kesenjangan infrastruktur antara kawasan industri di utara Banten dengan potensi wisata dan perikanan di selatan. Pemerintah optimistis tol Serang-Panimbang akan menjadi pengungkit pertumbuhan ekonomi lokal yang signifikan begitu seluruh seksi beroperasi.

Reporter: Fauzan Arifin
Sumber: lensabanten.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top