TANGERANG — Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tangerang Soma Atmaja menegaskan bahwa aktivitas pelayanan kepada masyarakat tidak akan terganggu oleh kondisi udara yang mulai terpapar abu vulkanik. Instruksi penggunaan masker bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) pun telah dikeluarkan untuk memastikan pelayanan tetap optimal dan aman bagi pegawai maupun warga yang datang.
"Untuk pelayanan tetap berjalan, tidak berpengaruh. Hanya saja, seluruh pegawai sudah diinstruksikan untuk menggunakan masker sebagai langkah pencegahan," kata Soma di Tangerang, Senin.
Langkah antisipasi tidak berhenti pada kewajiban memakai masker. Pemkab Tangerang juga memutuskan untuk membatasi agenda kedinasan yang dilakukan di luar ruangan. Kebijakan ini diambil menyusul kandungan silika dalam abu vulkanik yang dinilai berisiko tinggi jika terpapar langsung oleh mata atau saluran pernapasan.
"Ya, sementara agenda di luar ruangan diminimalisir dulu mengingat abu vulkanik ini sangat berbahaya, karena dia mengandung silika, jadi kalau kena mata atau masuk ke saluran pernapasan cukup berisiko," jelasnya.
Salah satu kegiatan yang langsung terdampak aturan ini adalah apel pagi bagi para ASN. Agenda rutin tersebut resmi ditiadakan sementara waktu hingga situasi erupsi dan kualitas udara di wilayah Kabupaten Tangerang dinyatakan membaik.
Kewaspadaan tidak hanya ditujukan kepada jajaran ASN. Soma mengungkapkan, Bupati Tangerang telah menerbitkan surat edaran resmi yang ditujukan bagi seluruh masyarakat umum. Imbauan utama dalam edaran tersebut menekankan pentingnya perlindungan diri saat beraktivitas di luar rumah.
"Pak Bupati kemarin sudah membuat surat edaran, agar pertama melindungi diri dengan menggunakan masker dan bagi yang berkendara, terutama motor untuk memakai kacamata," kata dia.
Langkah ini diambil sebagai upaya preventif untuk menekan risiko gangguan kesehatan yang lebih luas di tengah masyarakat. Pemkab Tangerang meminta warga yang beraktivitas di luar ruangan, terutama pengendara sepeda motor, untuk melengkapi diri dengan masker dan kacamata guna menghindari kontak langsung dengan partikel abu vulkanik.