Calon penumpang penyeberangan Selat Sunda rute Merak (Banten) menuju Bakauheni (Lampung) diwajibkan memesan tiket secara daring lewat layanan Ferizy oleh PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) sebelum tiba di pelabuhan. Ketentuan pemesanan mandiri tanpa loket fisik di area dermaga ini berlaku penuh untuk jadwal keberangkatan Kamis, 10 September 2026.
Pengguna jasa penyeberangan Merak-Bakauheni kini tidak dapat lagi membeli tiket secara mendadak di pelabuhan. PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) mewajibkan seluruh reservasi tiket feri diselesaikan secara daring sebelum kendaraan tiba di gerbang masuk pelabuhan. Kebijakan tanpa loket manual ini diterapkan untuk mengurai penumpukan kendaraan di akses gerbang tol serta area pelabuhan Merak dan Bakauheni.
Pemesanan tiket daring wajib diproses melalui aplikasi resmi Ferizy maupun situs ferizy.com. Pembeli harus memilih kategori tiket yang sesuai dengan manifes perjalanan, baik untuk penumpang pejalan kaki maupun kendaraan. Sistem membagi pilihan tarif mulai dari pejalan kaki, sepeda motor, mobil pribadi golongan IVA, bus, hingga armada truk ekspedisi golongan V sampai IX.
Ketiadaan loket fisik di dermaga menuntut calon penumpang untuk merencanakan waktu perjalanan lebih awal dari rumah. Seluruh proses pengisian identitas penumpang dan penentuan jam keberangkatan dilakukan mandiri melalui ponsel. Calon penumpang dapat memeriksa tarif terkini per golongan kendaraan langsung di aplikasi Ferizy, mengingat rincian harga resmi tidak dicantumkan di luar platform.
ASDP tidak menyediakan loket transaksi penjualan tiket fisik langsung di area dermaga penyeberangan. Setiap calon penumpang harus sudah mengantongi tiket resmi berformat digital sebelum melewati gerbang pelabuhan Merak maupun Bakauheni. Ketentuan ini berlaku mutlak bagi seluruh golongan kendaraan demi menjamin kelancaran arus lalu lintas masuk dermaga.
PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) melayani penyeberangan Selat Sunda dengan pola operasional yang konsisten setiap hari. Rute Merak (Banten) menuju Bakauheni (Lampung) beroperasi melayani arus logistik dan penumpang pada Kamis, 10 September 2026. Keberangkatan kapal berjalan puluhan kali setiap harinya dari kedua pelabuhan secara bersamaan serta berlawanan arah.
Layanan penyeberangan eksekutif dilayani oleh 4 armada kapal RoRo yang beroperasi secara bergantian. Rotasi keberangkatan kapal eksekutif dijadwalkan meluncur sekitar setiap 75 menit sekali. Trip perdana kapal eksekutif dimulai pukul 00.45 WIB, sedangkan pelayaran trip terakhir diberangkatkan sekitar pukul 23.15 WIB.
Armada kapal RoRo kelas reguler beroperasi dengan frekuensi yang jauh lebih rapat sepanjang waktu. Kapal reguler melintasi Selat Sunda dengan rotasi keberangkatan kurang lebih setiap jam sepanjang hari. Ritme keberangkatan yang rapat ini dirancang guna memastikan mobilitas kendaraan logistik dan mobil pribadi tetap mengalir tanpa hambatan antrean panjang.
Lama penyeberangan Merak-Bakauheni rata-rata berkisar antara 2 hingga 2,5 jam di atas laut. Perkiraan durasi berlayar tersebut tidak bersifat mutlak bagi seluruh kapal. Waktu tempuh perjalanan sangat bergantung pada kondisi cuaca dan dinamika tinggi gelombang laut di perairan Selat Sunda.
Kedatangan kendaraan di pelabuhan wajib disesuaikan dengan jadwal keberangkatan yang tercantum pada tiket. Calon penumpang dilarang tiba di dermaga terlalu jauh meleset dari jadwal pada kode pemesanan atau booking code. Datang terlalu cepat atau terlambat dari jadwal berisiko memaksa tiket terkena prosedur reschedule keberangkatan.
Kelengkapan berkas kendaraan pribadi menjadi syarat krusial yang diperiksa petugas sebelum kendaraan memasuki kapal. Calon penumpang yang menyeberang membawa kendaraan pribadi wajib menyiapkan dokumen resmi STNK yang sah. Kesesuaian identitas kendaraan pada STNK dan data tiket digital Ferizy akan diverifikasi secara teliti di gerbang pelabuhan.
Faktor keselamatan di perairan Selat Sunda menuntut kewaspadaan tinggi dari setiap calon penumpang. Pengguna jasa penyeberangan wajib memantau kondisi cuaca dan tinggi gelombang Selat Sunda melalui BMKG sebelum bertolak ke pelabuhan. Langkah antisipasi ini sangat penting dilakukan terutama saat lintasan laut memasuki musim pancaroba.
| Armada eksekutif | 4 kapal RoRo kelas eksekutif, rotasi tiap ±75 menit |
| Trip pertama | 00.45 WIB |
| Trip terakhir | 23.15 WIB |
| Kapal reguler | Rotasi lebih rapat, kurang lebih tiap jam sepanjang hari |
| Lama penyeberangan | ±2 – 2,5 jam (tergantung cuaca & gelombang Selat Sunda) |