BANTEN — Kepastian gelar juara Arsenal datang pada Selasa (13/5) malam waktu Inggris, bukan dari kemenangan mereka sendiri, melainkan dari hasil imbang yang diraih Bournemouth saat menjamu Manchester City di Vitality Stadium. Dengan hasil tersebut, Arsenal unggul delapan poin di puncak klasemen dengan satu pertandingan tersisa, menjadikan keunggulan mereka tak terkejar oleh City yang berada di posisi kedua.
Momen Dramatis di Vitality Stadium dan Reaksi di London Colney
City unggul terlebih dahulu melalui gol Erling Haaland pada menit ke-21, namun Bournemouth berhasil menyamakan kedudukan lewat sundulan Justin Kluivert di babak kedua. Skor 1-1 bertahan hingga peluit panjang berbunyi, memicu euforia yang langsung terasa di markas latihan Arsenal di Hertfordshire.
Para pemain Arsenal yang berkumpul untuk menonton siaran langsung pertandingan tersebut langsung meledak dalam selebrasi begitu wasit meniup peluit akhir. Declan Rice, gelandang timnas Inggris yang menjadi kunci permainan Arsenal musim ini, langsung mengunggah foto di Instagram bersama Kai Havertz, Bukayo Saka, dan rekan setim lainnya dengan keterangan: "I told you all .. it's done." Kalimat itu merujuk pada seruan perangnya setelah Arsenal kalah dari City di Etihad bulan lalu.
Perjalanan Panjang Arteta: Dari Runner-up Menjadi Juara
Gelar ini menjadi pencapaian luar biasa bagi Mikel Arteta, yang baru pertama kali menangani tim senior. Pria asal Spanyol berusia 44 tahun itu kini menjadi manajer termuda kedua yang memenangi Premier League, hanya kalah dari Jose Mourinho yang melakukannya bersama Chelsea pada 2005.
Sejak mengambil alih tim dari Unai Emery pada Desember 2019, Arteta perlahan membangun kembali fondasi Arsenal. Tiga musim beruntun finis sebagai runner-up menjadi batu loncatan sebelum akhirnya musim ini mereka mampu mempertahankan konsistensi. Arsenal sempat memimpin klasemen dengan keunggulan sembilan poin, namun City berhasil memangkas jarak setelah menang di Etihad. Alih-alih runtuh, Arsenal justru tampil perkasa dengan empat kemenangan beruntun tanpa kebobolan, termasuk kemenangan tipis 1-0 atas Burnley pada laga terakhir mereka.
Pesta Suporter dan Jadwal Penyerahan Trofi
Di luar Stadion Emirates, ribuan suporter Arsenal sudah berkumpul di pub-pub sekitar stadion sejak babak kedua berlangsung. Begitu peluit panjang berbunyi, mereka langsung membanjiri jalan-jalan menuju stadion. Mantan striker Arsenal, Ian Wright, terlihat ikut menikmati momen bersejarah tersebut di dalam stadion.
Arsenal dijadwalkan menerima trofi Premier League di Stadion Selhurst Park pada hari Minggu (18/5) setelah pertandingan terakhir mereka melawan Crystal Palace. Trofi tersebut akan diserahkan langsung oleh perwakilan Premier League dalam sebuah seremoni singkat setelah laga usai.
Target Berikutnya: Final Liga Champions di Munich
Arteta tidak punya banyak waktu untuk bersantai. Manajer yang akan menjadi manajer dengan masa kerja terlama di empat divisi teratas Inggris setelah kepergian Pep Guardiola dari City itu kini mengincar gelar ganda. Arsenal akan menghadapi Paris Saint-Germain pada final Liga Champions di Allianz Arena, Munich, 30 Mei mendatang.
Hanya lima tim Inggris yang pernah memenangi gelar liga dan Piala Eropa dalam satu musim yang sama. Manchester City menjadi yang terakhir melakukannya pada 2023. Kini, Arsenal berpeluang menyamai prestasi tersebut dan mengukuhkan era keemasan baru di bawah kepemimpinan Arteta.