TANGERANG SELATAN — Warga Kecamatan Setu, Tangerang Selatan, mengamuk setelah mendapati seorang pria mabuk diduga melecehkan anak di bawah umur. Pelaku berinisial A alias R (23) sempat menjadi sasaran pengeroyokan massa sebelum akhirnya diamankan petugas Polsek Cisauk pada Minggu (24/5).
Kapolsek Cisauk AKP Dhady Arsya membenarkan insiden tersebut. Pelaku kini telah diamankan beserta barang bukti untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum.
Kronologi: Bermain Hujan-hujanan Hingga Terseret Selokan
Sebelum kejadian, pelaku diketahui mengonsumsi minuman keras bersama saudaranya pada pagi hari. Dalam kondisi mabuk berat, ia keluar rumah untuk bermain hujan-hujanan sekitar pukul 14.00 WIB. Pelaku bahkan sempat terperosok ke dalam selokan dan terseret arus air sebelum tiba di lokasi kejadian.
Di sana, pelaku bertemu dengan sekumpulan anak-anak dan mengajak mereka bermain petak umpet. Saat permainan berlangsung, pelaku diduga mencoba melecehkan korban dengan memegang bagian celananya. Korban yang merasa terancam langsung berteriak hingga memancing perhatian warga sekitar.
Pelaku Curi HP Saat Kabur dari Kejaran Warga
Setelah aksinya terbongkar, pelaku berusaha melarikan diri. Ia nekat masuk ke salah satu rumah warga dan mencuri sebuah ponsel. Namun, warga yang melakukan pengejaran berhasil mengepung dan menangkap pelaku. Massa yang geram langsung mengeroyoknya hingga babak belur.
Petugas Polsek Cisauk yang menerima laporan segera bergerak ke lokasi. Setibanya di tempat kejadian perkara (TKP), polisi langsung mengevakuasi pelaku dari kepungan warga. Karena luka-luka yang dideritanya cukup parah, pelaku sempat dibawa ke Puskesmas Keranggan untuk mendapatkan penanganan medis.
Fakta Singkat Kasus Pengeroyokan Pria Mabuk di Setu
- Pelaku berinisial A alias R (23) diduga mencabuli bocah 9 tahun saat bermain petak umpet.
- Pelaku dalam kondisi mabuk berat setelah minum miras bersama saudaranya.
- Warga mengeroyok pelaku hingga babak belur setelah aksinya diketahui.
- Pelaku juga mencuri ponsel saat mencoba kabur dari kejaran massa.
- Polisi mengevakuasi pelaku dan membawanya ke Puskesmas Keranggan untuk diobati.
AKP Dhady Arsya memastikan situasi di lokasi kini sudah kondusif setelah sempat memanas akibat aksi massa. Polisi terus mendalami keterangan dari saksi dan korban guna memperkuat bukti-bukti terkait dugaan pelecehan seksual tersebut. Pelaku kini ditahan di Polsek Cisauk untuk proses hukum lebih lanjut.