Pencarian

BPBD Kota Tangerang Latih Warga di 20 Kelurahan Tanggap Darurat Kebakaran, Termasuk Simulasi Langsung

Rabu, 01 Juli 2026 • 12:01:01 WIB
BPBD Kota Tangerang Latih Warga di 20 Kelurahan Tanggap Darurat Kebakaran, Termasuk Simulasi Langsung
Warga Kelurahan Poris Gaga Baru mengikuti pelatihan tanggap darurat kebakaran dengan praktik langsung pemadaman api.

TANGERANG — Warga di Kelurahan Poris Gaga Baru, Batuceper, kini tak hanya mendapat sosialisasi, tetapi juga praktik langsung memadamkan api dan merencanakan jalur evakuasi. Itu bagian dari pelatihan aksi tanggap kedaruratan yang digelar BPBD Kota Tangerang, Selasa.

Bukan Sekadar Sosialisasi, Warga Diajak Praktik Langsung

Kepala BPBD Kota Tangerang Mahdiar mengatakan, pelatihan ini dirancang agar masyarakat mampu melakukan mitigasi mandiri sebelum petugas tiba. Materi yang diberikan meliputi pemetaan risiko, perencanaan jalur evakuasi, hingga teknik pemadaman kebakaran skala awal.

“Prinsipnya, pelatihan ini menjadi langkah awal bagi masyarakat untuk memperkuat sistem mitigasi kebencanaan di Kota Tangerang,” ujar Mahdiar di lokasi.

Target 20 Kelurahan, Prioritas Zona Merah Bencana

Program Kelurahan Tangguh Bencana ini ditargetkan menjangkau lebih dari 20 kelurahan di seluruh Kota Tangerang. Mahdiar menekankan, prioritas diberikan pada wilayah yang masuk kategori zona merah bencana, terutama rawan kebakaran permukiman padat.

“Pelatihan ini ditargetkan dapat menyasar lebih dari 20 kelurahan,” ujarnya.

Respons Warga: Tahu Langkah yang Harus Dilakukan Saat Kebakaran

Lurah Poris Gaga Baru Wiwi Tiami mengapresiasi antusiasme warga yang mengikuti simulasi. Menurutnya, pelatihan ini memperkuat sinergi antarwarga dan aparat kelurahan dalam menghadapi situasi darurat.

“Kami sangat menyambut baik adanya pelatihan Kelurahan Tangguh Bencana seperti tadi sebab masyarakat bisa belajar langsung sekaligus memanfaatkannya untuk memperkuat sinergi antar-lapisan,” ujar Wiwi.

Provinsi: Kemandirian Mitigasi di Tingkat Wilayah Harus Berkelanjutan

Sekretaris BPBD Provinsi Banten Hery Yulianto menilai kegiatan ini efektif karena tidak berhenti pada teori. Ia mendorong agar pelatihan serupa terus berlanjut secara periodik.

“Sehingga kemandirian mitigasi di tingkah wilayah dapat terus diperkuat secara berkelanjutan,” katanya.

Bagikan
Sumber: banten.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks