LEBAK — Perumahan Permata Mutiara Maja kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu penggerak utama Program 3 Juta Rumah yang dicanangkan Presiden Prabowo. Pengembang PT Bukitnusa Indahperkasa baru saja menggelar prosesi akad kredit untuk 45 unit rumah, yang terdiri dari rumah subsidi seharga Rp166 juta dan rumah komersial di kisaran Rp300 jutaan.
Marketing and Sales Director PT Bukitnusa Indahperkasa, Cornelius Widjaja, mengatakan tingginya penyerapan rumah di kawasan ini menunjukkan kebutuhan hunian terjangkau dan berkualitas masih sangat besar di kalangan masyarakat.
"Akad kredit ini menjadi salah satu indikator positif bahwa pasar properti di kawasan Maja terus bertumbuh. Kami bersyukur kepercayaan masyarakat terhadap Permata Mutiara Maja terus meningkat, baik untuk rumah subsidi maupun rumah komersial," ujar Cornelius.
Lokasi TOD 2 Menit dari Stasiun Maja
Salah satu daya tarik utama yang mendorong tingginya minat pembeli adalah lokasi perumahan yang sangat dekat dengan Stasiun Maja. Jarak tempuh hanya sekitar 2 menit atau 800 meter menjadikan kawasan ini sebagai hunian berkonsep Transit Oriented Development (TOD) yang strategis.
Kemudahan akses KRL ini menjadi nilai tambah bagi para pekerja yang beraktivitas di Jakarta maupun Tangerang, serta keluarga muda yang membutuhkan hunian nyaman dengan harga terjangkau. "Kami optimistis kawasan ini akan terus menjadi pilihan masyarakat yang mengutamakan kemudahan akses transportasi sekaligus kualitas lingkungan tempat tinggal," jelas Cornelius.
Skala Pengembangan: 7.000 Unit di Atas Lahan 200 Hektare
Permata Mutiara Maja dikembangkan di atas lahan seluas 200 hektare. Hingga saat ini, sekitar 60 hektare kawasan telah dikembangkan dengan total sekitar 7.000 unit rumah yang telah terbangun. Dari jumlah tersebut, sekitar 5.500 Kepala Keluarga (KK) telah menghuni.
Optimisme pengembang juga didukung oleh capaian penjualan yang hingga pertengahan tahun 2026 telah mencapai sekitar 80 persen dari target penjualan. Angka ini memperkuat posisi Permata Mutiara Maja sebagai salah satu kawasan hunian yang paling diminati di Kabupaten Lebak.
Sebagai pengembang yang tergabung dalam Real Estat Indonesia (REI), PT Bukitnusa Indahperkasa terus berkomitmen mendukung Program 3 Juta Rumah pemerintah pusat dengan menyediakan opsi hunian yang sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan masyarakat.