TANGERANG — Peringatan Hari Koperasi ke-79 di Kabupaten Tangerang menjadi panggung bagi Bupati Moch Maesyal Rasyid untuk membeberkan data terbaru sektor ekonomi kerakyatan. Ia menyebut penguatan koperasi dan UMKM bukan sekadar program seremonial, melainkan strategi utama menggerakkan perekonomian warga.
"Koperasi dan UMKM memiliki peran strategis dalam menggerakkan perekonomian masyarakat. Oleh karena itu, roda perekonomian koperasi harus terus berjalan agar mampu memberikan manfaat yang lebih besar bagi kesejahteraan masyarakat," kata Maesyal dalam keterangannya, Senin.
Lonjakan Pelaku UMKM Jadi Bukti Nyata
Data yang disampaikan bupati menunjukkan adanya pertumbuhan signifikan di sektor usaha kecil. Dari sebelumnya sekitar 61 ribu pelaku, kini jumlahnya melejit menjadi sekitar 78 ribu pelaku UMKM di Kabupaten Tangerang.
Angka ini menjadi indikator bahwa sektor informal dan usaha mikro mulai menggeliat pasca-pandemi. "Terjadinya peningkatan pelaku UMKM akan menandakan memperkuat ekonomi kerakyatan di Kabupaten Tangerang," ujarnya.
Target Ekspansi hingga ke Desa dan Kecamatan
Pemkab Tangerang tidak berhenti pada data pertumbuhan. Maesyal meminta Dinas Koperasi dan perangkat daerah terkait untuk memperluas jangkauan program pemberdayaan.
"Saya meminta Dinas Koperasi bersama perangkat daerah terkait untuk terus meningkatkan fasilitasi, pendampingan, dan pengembangan koperasi maupun UMKM agar jumlahnya terus bertambah dan semakin berdaya saing," papar bupati.
Program ini ditargetkan menjangkau seluruh desa dan kelurahan, termasuk melalui wadah anyar bernama Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Langkah ini dinilai krusial untuk memastikan pertumbuhan ekonomi tidak hanya dinikmati di pusat kota, tetapi juga merata ke pelosok.
Koperasi Diminta Kembali ke Prinsip Dasar
Di tengah optimisme, Bupati Maesyal juga mengingatkan para pengurus koperasi untuk tidak melenceng dari aturan main. Ia mengajak seluruh pengurus, anggota, dan penggiat koperasi agar terus menjalankan roda organisasi sesuai prinsip dan anggaran dasar rumah tangga koperasi.
Monitoring dan pembinaan dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait juga akan diperketat. Hal ini untuk memastikan koperasi benar-benar memberikan manfaat nyata bagi anggota dan masyarakat sekitar, bukan sekadar badan usaha yang mencari untung semata.
Dengan tema "Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya", Pemkab Tangerang berharap sektor ini bisa menjadi bantalan ekonomi yang tangguh, terutama saat terjadi gejolak ekonomi nasional maupun global.