Pencarian

Wuling Aira EV GIIAS 2026 Bukan Penerus Air EV, Ini Beda Dimensi, Fitur, dan Sistem Pengisian Daya

Rabu, 15 Juli 2026 • 03:12:01 WIB
Wuling Aira EV GIIAS 2026 Bukan Penerus Air EV, Ini Beda Dimensi, Fitur, dan Sistem Pengisian Daya
Wuling Motors memastikan Aira EV hadir di GIIAS 2026, bukan sebagai penerus Air EV melainkan model dengan segmen berbeda.

BANTEN — Wuling Motors akhirnya mengonfirmasi kehadiran Aira EV di pameran Gaikindo Indonesia International Auto Show atau GIIAS 2026. Namun, Danang Wiratmoko, Product Communication Manager Wuling Motors, langsung meluruskan posisi model ini saat ditemui di Cikarang, Jawa Barat. "Aira EV tentunya menawarkan kepraktisan yang menjadi diferensiasi dengan Air EV. Di mana Air EV itu kendaraan yang personal, tetap fungsional dan stylish juga," ujarnya.

Dimensi Lebih Besar, Konfigurasi Empat Pintu untuk Empat Penumpang

Perbedaan fisik paling mencolok ada pada ukuran. Aira EV memiliki dimensi panjang 3.268 mm, lebar 1.550 mm, dan tinggi 1.575 mm. Sebagai perbandingan, Air EV hanya memiliki panjang 2.974 mm, lebar 1.505 mm, dan tinggi 1.631 mm.

Konfigurasi kabin juga berubah total. Aira EV mengadopsi empat pintu dengan empat kursi penumpang, sementara Air EV menggunakan dua pintu dengan format kursi 2+2. Perubahan ini membuat akses masuk ke kursi belakang jauh lebih praktis dibandingkan pendahulunya.

Powertrain Serupa, Tapi Setir dan Headunit Berbeda

Meski dimensi dan konfigurasi kabin berbeda, jantung pacu kedua mobil listrik ini identik. Jarak tempuh maksimal tetap diklaim mencapai 300 kilometer. Perbedaan mulai terlihat pada detail interior. "Sedikit yang membedakan posisi shift lever, kalau Air EV modelnya rotary, kalau Aira shift lever. Kemudian ukuran headunit-nya, aspect ratio-nya beda. Aira lebar, kalau Air EV panjang dan tipis," jelas Danang.

Fitur Unggulan Air EV Dihapus, Diganti Android Auto dan Apple CarPlay

Keputusan menarik datang dari sisi fitur. Voice command yang menjadi andalan Air EV justru tidak dihadirkan di Aira EV. Sebagai kompensasi, Wuling menyematkan konektivitas Android Auto dan Apple CarPlay. Bagi pengguna yang terbiasa dengan asisten suara, ini mungkin terasa sebagai pengurangan. Namun, bagi yang lebih sering menggunakan navigasi dan aplikasi dari ponsel, fitur ini justru lebih fungsional.

Perubahan Kunci: Sistem Pengisian Daya Cepat CCS2

Peningkatan paling signifikan ada pada sistem pengecasan. Air EV hanya mendukung AC charging, sementara Aira EV sudah mengadopsi port CCS2 yang memungkinkan pengisian daya cepat atau fast charging. "Tipe charging kalau Air EV AC charging, sementara Aira sudah AC dan DC, CCS2," tutup Danang. Dengan adanya fitur ini, waktu pengisian daya bisa ditekan secara drastis, membuat Aira EV lebih cocok untuk perjalanan jarak menengah dibandingkan Air EV yang lebih cocok sebagai kendaraan harian di perkotaan.

Bagikan
Sumber: oto.detik.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks