Pencarian

SCTK Dorong Perusahaan di Serang Timur Kurangi Air Bawah Tanah, Ini Alasan Utamanya

Rabu, 05 Agustus 2026 • 23:03:01 WIB
SCTK Dorong Perusahaan di Serang Timur Kurangi Air Bawah Tanah, Ini Alasan Utamanya
Direktur Komersial dan External Relations PT SCTK Deden Rochmawaty menyampaikan ajakan pengurangan penggunaan air bawah tanah dalam Temu Mitra Air SCTK 2026 di Cikande, Rabu (5/8/2026).

SERANG — PT Sarana Catur Tirta Kelola (SCTK) mendorong pelaku industri di Serang Timur untuk mengurangi ketergantungan terhadap Air Bawah Tanah (ABT) dan mulai memanfaatkan air permukaan sebagai sumber baku yang lebih ramah lingkungan. Ajakan ini disampaikan di tengah meningkatnya eksploitasi ABT yang dinilai mulai mengancam keberlanjutan lingkungan.

Direktur Komersial dan External Relations PT SCTK Deden Rochmawaty menuturkan, tingginya pemanfaatan ABT untuk kebutuhan industri maupun domestik menjadi tantangan serius bagi pasokan air baku di Serang Timur.

“Eksploitasi Air Bawah Tanah yang terus berlangsung dapat menyebabkan penurunan muka tanah, berkurangnya cadangan air tanah, hingga meningkatnya risiko kerusakan lingkungan,” ujarnya.

Mengapa Penggunaan Air Bawah Tanah Berisiko?

Pengamat Kebijakan Publik Yhannu Setyawan menilai persoalan ABT saat ini bukan lagi sekadar masalah penyediaan air, melainkan isu strategis terkait ketahanan sumber daya air. Pengambilan air tanah secara berlebihan disebut dapat memicu penurunan muka tanah dan kerusakan lingkungan apabila tidak dikelola dengan bijaksana.

“Pengambilan Air Bawah Tanah secara berlebihan bisa menyebabkan penurunan muka tanah, cadangan air tanah menipis, sampai risiko kerusakan lingkungan apabila tidak dikelola secara bijaksana,” kata Yhannu.

Menurutnya, air permukaan merupakan sumber daya yang lebih berkelanjutan karena sifatnya yang terbarukan, berbeda dengan air tanah yang proses pemulihannya jauh lebih sulit.

Regulasi dan Kolaborasi Jadi Kunci

Yhannu menegaskan bahwa pengendalian penggunaan ABT tidak bisa dilakukan sendiri oleh satu pihak. Dibutuhkan kolaborasi antara pemerintah, pelaku industri, penyedia layanan air bersih, serta masyarakat sekitar.

Ia juga menyoroti perlunya regulasi yang jelas agar pemanfaatan sumber daya alam tidak dilakukan secara berlebihan. Hal ini penting untuk melindungi masyarakat sekitar kawasan industri dan menjaga kelestarian lingkungan.

Langkah SCTK Mengajak Mitra Industri

Sebagai langkah awal, SCTK menggelar Temu Mitra Air SCTK 2026 di Hotel Swiss-Belinn Modern Cikande, Rabu (5/8/2026). Kegiatan ini menjadi forum silaturahmi sekaligus penguatan komitmen para pelaku industri untuk bersama-sama menjaga keberlanjutan sumber daya air.

Dalam acara tersebut, SCTK menghadirkan sesi talkshow edukatif bersama Yhannu Setyawan untuk memberikan pemahaman lebih mendalam kepada para mitra industri mengenai dampak buruk eksploitasi ABT.

Melalui kampanye anti Air Bawah Tanah, SCTK berharap para mitra industri dapat berperan aktif menjaga ketersediaan sumber daya air untuk generasi mendatang. Perusahaan penyedia layanan air bersih perpipaan ini menegaskan bahwa menjaga sumber daya air bukan hanya tanggung jawab SCTK, melainkan membutuhkan komitmen seluruh pemangku kepentingan.

Follow katabanten.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: radarbanten.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks