Transisi Energi Bersih: Garda Indonesia Visioner Dorong Kemandirian Industri Demi Dongkrak Posisi Tawar Global

Penulis: Hendra Setiawan  •  Kamis, 04 Juni 2026 | 12:38:32 WIB
Ketua Umum Garda Indonesia Visioner, Faqih, menyoroti pentingnya penguatan infrastruktur dalam pengembangan energi baru dan terbarukan.

BANTEN — Ketua Umum Garda Indonesia Visioner, Faqih, menegaskan bahwa pengembangan energi baru dan terbarukan (EBT) harus berjalan seiring dengan penguatan infrastruktur nasional. Menurutnya, pasokan energi masa depan harus aman, mandiri, dan terjangkau bagi seluruh masyarakat. "Karena itu, pengembangan Energi Baru dan Terbarukan harus berjalan seiring dengan penguatan infrastruktur nasional serta kepastian hukum yang mampu melindungi kepentingan bangsa," ujar Faqih dalam forum diskusi yang dikutip pada Kamis (4/6/2026).

Hilirisasi dan Ekosistem Industri Hijau Jadi Kunci

Faqih menekankan, momentum peralihan menuju energi bersih jangan dipandang semata-mata sebagai pemenuhan target global atau agenda seremonial belahan dunia barat. Momentum krusial ini harus dimanfaatkan secara optimal oleh pelaku usaha dan pemangku kebijakan untuk membangun ketahanan industri dalam negeri yang mandiri. Kebijakan hilirisasi komoditas strategis dan pembangunan ekosistem industri hijau yang terintegrasi dinilai sebagai langkah progresif untuk mendongkrak posisi tawar Indonesia di pasar global.

Sektor-sektor ini terbukti krusial dalam mengoptimalkan potensi sumber daya alam sekaligus menciptakan fondasi ekonomi yang berkelanjutan dan berdaya saing tinggi. GIV menilai, langkah ini akan merangsang pertumbuhan investasi hijau yang signifikan di Indonesia.

Apresiasi untuk Langkah Pemerintah

Dalam forum tersebut, GIV menyampaikan apresiasi terhadap berbagai langkah strategis pemerintah yang dinilai konsisten mendukung percepatan transisi energi nasional. Upaya tersebut mencakup komitmen mencapai target Net Zero Emission serta perluasan bauran energi nasional. GIV menilai kebijakan ini mampu merangsang pertumbuhan investasi hijau dan memperkuat posisi Indonesia di kancah global.

Melalui program Garda Edukasi, organisasi ini aktif merangkul generasi muda untuk merumuskan gagasan serta solusi nyata dalam mendukung kemandirian sektor energi masa depan. Langkah ini diharapkan mampu menciptakan kader-kader bangsa yang siap menghadapi tantangan transisi energi.

Reporter: Hendra Setiawan
Sumber: ekbis.sindonews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top