BANTEN — Laga yang berlangsung di AT&T Stadium, Arlington, Texas, Amerika Serikat, berjalan sengit sejak menit awal. Argentina yang tampil dominan harus menunggu hingga menit ke-38 untuk membuka keunggulan lewat penalti Messi, setelah Lautaro Martinez dilanggar di kotak terlarang. Namun, eksekusi Messi pada menit kedelapan gagal—tendangan ke sisi kiri melebar dari gawang Alexander Schlager.
Messi Gagal Penalti, Tapi Cetak Gol Ke-17 di Piala Dunia
Kegagalan dari titik putih tidak menyurutkan permainan Argentina. Tim Tango terus menekan dengan bola-bola pendek khas mereka. Pada menit ke-38, Messi akhirnya mencetak gol keempatnya di Piala Dunia 2026 sekaligus gol ke-17 sepanjang karier turnamen, memecahkan rekor Miroslav Klose.
Gol ini membuat Argentina unggul 1-0 hingga turun minum. Austria nyaris menyamakan kedudukan pada menit ke-54 lewat tendangan bebas Marcel Sabitzer, tapi Emiliano Martinez sigap menjatuhkan diri untuk mengamankan gawangnya. Peluang terbaik Austria datang pada menit ke-67 saat sundulan Michael Gregoritsch masih melayang di atas mistar.
Gol Injury Time Messi Pastikan Kemenangan Argentina
Memasuki babak kedua, Argentina mengincar gol cepat. Nico Gonzalez nyaris mencetak gol pada menit ke-73 lewat sundulan memanfaatkan umpan sepak pojok Messi, namun masih tipis di sisi kiri gawang. Bek Austria, Kevin Danso, melakukan blok krusial pada menit ke-86 untuk menggagalkan tembakan Nico Gonzalez.
Argentina akhirnya memastikan kemenangan di masa injury time. Messi yang tidak menyerah memanfaatkan bola muntah hasil tembakan Julian Alvarez yang diblok kiper Austria. La Pulga mencetak gol kelimanya di Piala Dunia 2026 sekaligus mengubah skor menjadi 2-0 pada menit ke-90+5.
Kemenangan ini membuat Argentina mengoleksi enam poin dari dua pertandingan Grup J. Austria masih mengumpulkan tiga poin setelah sebelumnya menang di laga perdana.