TANGERANG — Kompetisi sepak bola kelompok umur (KU) 13, 15, dan 17 tahun resmi bergulir di Kota Tangerang sejak Minggu. Sebanyak 80 tim terdiri dari 32 tim U-13, 32 tim U-15, dan 16 tim U-17 akan berlaga dari Mei hingga Juli 2026.
Pertandingan digelar di tiga venue utama: Stadion Mini Sudimara Ciledug, Stadion Mini Cipondoh, dan Stadion Mini Cibodas. Ajang ini menjadi salah satu program pembinaan usia muda yang digelar rutin oleh PSSI Kota Tangerang.
Wali Kota Tangerang Sachrudin membuka langsung kompetisi di Stadion Mini Cipondoh. Ia menekankan bahwa sepak bola bukan hanya soal menang atau kalah, melainkan proses belajar menghadapi tantangan hidup.
"Minat dan bakat saja tidaklah cukup, harus disertai dengan kerja keras, sikap mental yang sportif dan juga disiplin yang tinggi," kata Sachrudin dalam sambutannya.
Menurutnya, pembinaan usia dini menjadi kunci mencetak atlet bermental juara. Ia mencontohkan, kedisiplinan sederhana seperti datang tepat waktu ke latihan hingga menjaga kebersihan venue adalah fondasi yang kerap diabaikan.
Sachrudin mengingatkan bahwa banyak talenta potensial yang gagal berkembang karena sikap indisipliner. Ia meminta para pemain muda untuk membiasakan perilaku disiplin, baik saat latihan maupun dalam aktivitas sehari-hari.
"Kita sudah banyak melihat bakat dan talenta potensial yang terbuang percuma karena sikap-sikap indisipliner. Untuk itu saya minta kepada adik-adik semua agar dapat senantiasa berperilaku disiplin," ujarnya.
Selain disiplin, sportivitas menjadi pilar lain yang ditekankan. Sachrudin menyebut atlet sejati adalah mereka yang mampu menghargai lawan dan menjunjung tinggi sportivitas di atas segalanya.
"Sebaik-baiknya atlet adalah yang bisa menjunjung sportivitas dan menghargai lawan-lawannya. Dengan begitu kemampuan dan kekuatan sejati dari seorang atlet akan tumbuh dan muncul dengan optimal," kata Sachrudin menambahkan.
Kompetisi ini dirancang bukan sekadar ajang mencari juara. Pemerintah Kota Tangerang memandang sepak bola sebagai ruang pembelajaran dan pembentukan karakter bagi generasi muda.
Para peserta akan menjalani pertandingan selama tiga bulan penuh di tiga stadion mini yang tersebar di wilayah Ciledug, Cipondoh, dan Cibodas. Sistem kompetisi ini diharapkan mampu mengasah kemampuan teknis sekaligus mental bertanding para pemain muda.
Dengan total 80 tim yang berlaga, Liga PSSI Tangerang menjadi salah satu ajang pembinaan usia muda terbesar di wilayah tersebut. Pemerintah setempat berharap lahir bibit-bibit unggul sepak bola yang tidak hanya piawai di lapangan, tetapi juga berkarakter kuat di luar lapangan.