TANGERANG — Polres Metro Tangerang Kota tidak hanya berjaga di luar, tetapi juga menyisir area dalam gereja sebelum rangkaian ibadah Kenaikan Isa Almasih dimulai pada Kamis pagi. Personel berseragam dan yang berpakaian prei disebar di sejumlah titik ibadah untuk mengantisipasi potensi gangguan.
Sterilisasi Dimulai Sejak Pagi
Sejak subuh, petugas kepolisian berkoordinasi dengan pengamanan internal gereja. Mereka memeriksa sudut-sudut ruangan, area parkir, hingga akses masuk jemaat. Prosedur ini dilakukan agar tidak ada celah bagi pihak yang berniat mengganggu jalannya perayaan.
"Kami hadir untuk memastikan masyarakat dapat melaksanakan ibadah dengan aman, nyaman, dan khusyuk," ujar Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol. Dr. Raden Muhammad Jauhari dalam keterangannya.
Patroli Juga Awasi Arus Lalu Lintas
Selain penjagaan statis di pintu masuk, polisi juga melakukan patroli keliling di radius sekitar gereja. Langkah ini bertujuan mengantisipasi kemacetan yang kerap terjadi saat jam ibadah berlangsung. Petugas lalu lintas disiagakan di beberapa persimpangan utama yang dekat dengan lokasi peribadatan.
Kapolres menambahkan, sinergi dengan pengurus gereja dan warga sekitar menjadi kunci utama. "Kami ingin memastikan situasi tetap damai dan harmonis. Toleransi harus terus dijaga bersama," tegasnya.
Momentum Memperkuat Kerukunan Umat Beragama
Perayaan hari besar keagamaan di Kota Tangerang selalu menjadi ajang untuk merawat kerukunan antarumat beragama. Dengan pengamanan ketat, Polres Metro Tangerang Kota berharap ibadah Kenaikan Isa Almasih berlangsung lancar tanpa insiden berarti.
Polisi mengimbau masyarakat tetap waspada dan melaporkan hal-hal mencurigakan ke petugas terdekat. Hingga siang hari, seluruh rangkaian ibadah di sejumlah gereja dilaporkan berjalan kondusif.