SERANG — Gubernur Banten Andra Soni menyatakan kesiapan pemerintah daerah untuk memfasilitasi kelancaran operasional investor di wilayahnya. Hal ini disampaikan menyusul rencana PT Bondara Global International yang akan membangun kawasan industri di Cileles, Lebak, yang dinilai memiliki lokasi strategis karena dekat dengan akses jalan tol.
"Kami siap membantu sesuai dengan kewenangan apabila investor mendapatkan hambatan," kata Andra Soni dalam keterangannya di Serang, Selasa.
Kunjungan Direktur Utama PT Bondara Global International, Cheng Chen Feng, merupakan tindak lanjut dari pertemuan dalam acara makan malam bersama para alumni Cheung Kong Graduate School of Business (CKGSB) di Jakarta. Dalam pertemuan itu, investor memaparkan rencana pengembangan kawasan industri di lahan seluas 110 hektare.
Investasi Awal Capai Rp150 Miliar untuk Perumahan Fabrikasi
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Banten, Virgojanti, mengungkapkan bahwa realisasi awal proyek tersebut sudah berjalan. Nilai investasi yang masuk mencapai Rp150 miliar di Cileles, Kabupaten Lebak.
"PT Bondara Global International sudah melaksanakan investasinya, dan kami berharap ini menjadi langkah awal yang baik bagi masuknya investor-investor lain ke Provinsi Banten," ujar Virgojanti.
Sebagai langkah awal, anak usaha perusahaan tersebut akan berinvestasi pada pengembangan perumahan fabrikasi tipe 36 berbahan beton utuh. Ke depannya, kawasan industri ini juga akan difokuskan untuk pengembangan pusat data, sekolah artificial intelligence (AI), serta pabrik keramik, pintu, dan perlengkapan bangunan rumah lainnya.
Alasan Investor Memilih Cileles: Dekat Akses Tol Meski Belum Operasional
Direktur Utama PT Bondara Global International, Cheng Chen Feng, menjelaskan bahwa pemilihan lokasi di Cileles didasari oleh faktor aksesibilitas. Meskipun jalan tol di sekitar lokasi belum beroperasi, investor menilai potensi konektivitasnya sangat strategis.
"Memilih Cileles karena dekat jalan tol meskipun belum operasional," kata Mr. Bond.
Ia menambahkan bahwa sejumlah rekan bisnis di bidang industri telah bersiap untuk masuk saat kawasan tersebut mulai beroperasi. Hal ini menunjukkan optimisme investor terhadap prospek pertumbuhan ekonomi di wilayah Banten bagian selatan.
DPRD Banten: Potensi Luas di Selatan Banten untuk Perumahan Terjangkau
Ketua DPRD Provinsi Banten, Fahmi Hakim, menyambut baik rencana investasi tersebut. Menurutnya, wilayah Banten yang berpenduduk sekitar 13 juta jiwa, khususnya di bagian selatan, masih memiliki potensi ruang yang sangat luas untuk berkembang.
"Pengembangan perumahan sudah sampai Cisauk, banyak investor yang sedang membangun. Pemerintah juga saat ini tengah mendorong pengembangan perumahan yang terjangkau bagi masyarakat berpenghasilan rendah," kata Fahmi.
Fakta Singkat Rencana Investasi di Lebak
- Luas lahan: 110 hektare di Kecamatan Cileles, Kabupaten Lebak.
- Nilai investasi awal terealisasi: Rp150 miliar.
- Langkah awal: pengembangan perumahan fabrikasi tipe 36 berbahan beton utuh.
- Rencana pengembangan: pusat data, sekolah AI, pabrik keramik, pintu, dan perlengkapan bangunan.