BANTEN — Jakarta, Kompas.com — Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menerima Duta Besar India untuk Indonesia, Sandeep Chakravorty, di kantor Sekretariat Kabinet, Jakarta. Pertemuan itu membahas persiapan kunjungan Perdana Menteri India Narendra Modi ke Indonesia dalam waktu dekat.
Kunjungan PM Modi dirancang menjadi tonggak baru hubungan bilateral kedua negara yang telah berlangsung lebih dari tujuh dekade. Dalam pertemuan tertutup itu, kedua pihak menyusun agenda strategis, termasuk penguatan kerja sama di bidang ekonomi, pertahanan, dan konektivitas maritim.
Poros Strategis Jakarta-New Delhi
Indonesia dan India telah menjalin kemitraan strategis komprehensif sejak 2018. Hubungan kedua negara kian intensif dalam beberapa tahun terakhir, terutama di sektor perdagangan dan investasi. India merupakan salah satu mitra dagang terbesar Indonesia di kawasan Asia Selatan dengan nilai perdagangan bilateral yang terus meningkat.
Dubes Sandeep Chakravorty menyatakan kunjungan PM Modi mencerminkan komitmen tinggi New Delhi terhadap hubungan bilateral. “Kunjungan ini akan menjadi momen penting untuk memperkuat kerja sama di berbagai bidang yang saling menguntungkan,” ujarnya dalam pernyataan usai pertemuan.
Agenda Ekonomi dan Maritim Jadi Prioritas
Pembahasan dalam pertemuan itu juga menyoroti sektor-sektor prioritas yang akan ditekankan saat kunjungan nanti. Kerja sama di bidang infrastruktur maritim, energi terbarukan, dan digitalisasi menjadi beberapa agenda utama. Indonesia dan India sepakat mempercepat penyelesaian perjanjian perdagangan preferensial yang masih dalam tahap negosiasi.
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan pemerintah Indonesia menyambut baik rencana kunjungan tersebut. “Pemerintah Indonesia siap menyambut kedatangan PM Modi. Ini adalah kesempatan untuk memperdalam kemitraan yang sudah berjalan baik,” kata Teddy.
Dinamika Geopolitik dan Kepentingan Bersama
Kunjungan PM Modi ke Indonesia juga tidak bisa dilepaskan dari konteks geopolitik kawasan. Kedua negara memiliki kepentingan bersama dalam menjaga stabilitas di Indo-Pasifik. India dan Indonesia sama-sama menekankan pentingnya penghormatan terhadap hukum internasional, termasuk kebebasan navigasi dan penerbangan di kawasan.
Dalam kerangka ASEAN, India merupakan mitra dialog yang aktif. Indonesia, sebagai anggota ASEAN, memiliki peran strategis menjembatani kepentingan India dengan negara-negara Asia Tenggara. Pertemuan antara Sekretaris Kabinet dan Dubes India menjadi sinyal bahwa persiapan kunjungan berjalan sesuai rencana.
Belum ada tanggal pasti kunjungan PM Modi yang diumumkan secara resmi. Namun, sumber di lingkungan Sekretariat Kabinet menyebutkan kunjungan tersebut direncanakan berlangsung pada semester pertama tahun ini. Pemerintah Indonesia tengah menyiapkan rangkaian acara kenegaraan dan pertemuan bilateral yang akan menyertai kunjungan tersebut.