TANGERANG — Pemerintah Kabupaten Tangerang memperluas layanan digitalisasi transaksi hingga tingkat kecamatan, desa, dan kelurahan. Langkah ini tertuang dalam RPJMD 2025-2029 sebagai salah satu prioritas utama.
Bupati Tangerang Moch Maesyal Rasyid mengatakan, digitalisasi tidak boleh hanya dinikmati warga perkotaan. "Digitalisasi harus hadir sampai ke wilayah pedesaan. Masyarakat perlu mendapatkan akses pembayaran yang mudah, aman, dan terjangkau tanpa harus selalu datang ke kantor pelayanan," ujarnya di Tangerang, Minggu lalu.
Prioritas RPJMD 2025-2029
Maesyal menjelaskan, program digitalisasi transaksi desa merupakan bagian dari reformasi birokrasi untuk menciptakan tata kelola layanan pemerintahan yang lebih cepat, transparan, akuntabel, efisien, dan mudah diawasi. "Program tersebut juga telah menjadi salah satu prioritas dalam RPJMD Kabupaten Tangerang Tahun 2025–2029," kata bupati.
Perluasan Kanal Pajak dan Edukasi Warga
Melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), Pemkab Tangerang memperluas kanal pembayaran pajak dan retribusi, meningkatkan kualitas pendataan, serta memperkuat pengawasan dan penagihan. Edukasi kepada masyarakat dan pelaku usaha juga digencarkan.
Para camat, kepala desa, dan lurah diminta aktif menyosialisasikan layanan pembayaran digital sekaligus memperkuat infrastruktur dan literasi digital di wilayah masing-masing. "Karena itu, sosialisasi dan edukasi harus diperluas hingga tingkat desa," tegas Maesyal.
Kolaborasi dengan Bank Indonesia dan Bank BJB
Bupati Maesyal juga meminta dukungan dari Bank Indonesia Provinsi Banten dan Bank BJB untuk mempercepat digitalisasi transaksi di pedesaan. Ia mendorong kolaborasi lintas sektor agar pemanfaatan kanal pembayaran digital semakin luas, kepatuhan masyarakat meningkat, dan penerimaan daerah optimal.
"Keberhasilan TP2DD bukan hanya menjadi tanggung jawab Bapenda. Ini merupakan tugas bersama. Seluruh perangkat daerah dan unsur kewilayahan harus memiliki komitmen yang sama untuk memperluas digitalisasi transaksi," kata Maesyal.
Target Pembangunan Merata dan Berkelanjutan
Maesyal yakin, transformasi digital akan mendorong pembangunan Kabupaten Tangerang yang semakin merata dan berkelanjutan. "Kami juga meyakini melalui dorongan transformasi digital akan meningkatkan pembangunan Kabupaten Tangerang yang semakin merata dan berkelanjutan," pungkasnya.
Pemkab Tangerang menargetkan seluruh desa dan kelurahan di kabupaten itu dapat mengakses transaksi digital dalam waktu dekat, seiring dengan rampungnya infrastruktur dan literasi digital di tingkat akar rumput.