TANGERANG — Festival Cisadane di Kota Tangerang tahun ini tidak sekadar menjadi agenda tahunan biasa. Kementerian Pariwisata (Kemenpar) telah memasukkannya ke dalam daftar resmi Karisma Event Nusantara (KEN) 2026, sebuah program unggulan yang hanya diikuti 125 event terbaik dari lebih dari 500 agenda pariwisata di seluruh Indonesia.
Asisten Deputi Strategi Event Kemenpar, Raden Wisnu Sindhutrisno, menyebut pengakuan ini menjadi momentum strategis. "Festival Cisadane diharapkan memberikan dampak nyata bagi kemajuan pariwisata, ekonomi, dan budaya sehingga Kota Tangerang dapat menjadi magnet wisata bagi para wisatawan," kata Raden dalam keterangan resmi di Tangerang, Kamis.
Dari 500 Agenda, 125 Terbaik Lolos Kurasi
Raden menjelaskan, proses kurasi dilakukan oleh kurator independen. Dari ratusan event yang diajukan daerah, hanya yang memiliki dampak ekonomi dan budaya signifikan yang lolos seleksi.
"Saya sangat bangga karena akhirnya Festival Cisadane dari kota kelahiran saya masuk dalam KEN pada tahun ini dan Insha Allah tahun-tahun selanjutnya. Dan harapannya tahun depan semoga bisa masuk ke 10 besar," ujar Raden.
Penggerak Ekonomi Masyarakat Selama Lima Hari
Wali Kota Tangerang Sachrudin menegaskan, festival ini bukan sekadar panggung hiburan. Pemerintah kota menjadikannya sebagai motor penggerak ekonomi kerakyatan.
"Tentunya Festival Cisadane ini bukan sekadar panggung hiburan, tetapi juga menjadi penggerak ekonomi masyarakat," kata Sachrudin.
Rangkaian acara akan berlangsung selama lima hari, mulai 22 hingga 26 Juli 2026. Warga dan pengunjung akan disuguhkan atraksi budaya, olahraga, hiburan, serta kuliner khas Kota Tangerang. Pemerintah kota juga akan membuka gerai-gerai pelayanan publik di lokasi festival.
Target Masuk 10 Besar Event Nasional Tahun Depan
Masuknya Festival Cisadane ke KEN 2026 menjadi kebanggaan sekaligus tantangan bagi pemkot. Setelah sukses menembus 125 besar, target berikutnya adalah menembus jajaran 10 event terbaik nasional pada tahun 2027.
Pengakuan dari Kemenpar, menurut Sachrudin, menjadi tanggung jawab semua pihak untuk terus menghadirkan festival yang inovatif, berdaya saing, dan berdampak langsung pada kesejahteraan warga.