KOTA TANGERANG — Festival Cisadane 2026 yang berlangsung di bantaran Sungai Cisadane, Kota Tangerang, berubah menjadi pusat perbelanjaan produk lokal. Puluhan stan UMKM dari seluruh kecamatan di kota ini memamerkan aneka produk, mulai dari kuliner, fesyen, hingga kerajinan tangan yang dijual dengan harga terjangkau.
Pemerintah Kota Tangerang sengaja menjadikan festival ini sebagai etalase bagi produk unggulan daerah. Tujuannya, mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif sekaligus mendekatkan produk UMKM ke konsumen langsung.
Es Dawet Durian Khas Batuceper Jadi Primadona
Salah satu stan yang paling ramai dikunjungi adalah milik Kecamatan Batuceper. Mereka menghadirkan minuman khas berupa es dawet durian yang dibuat dari perpaduan durian dan gula aren. Cita rasanya yang unik dan "tidak pelit durian" menjadi daya tarik utama.
"Yuk, cobain es dawet durian khas Batuceper di stand kami. Selain disajikan dengan bahan-bahan berkualitas, juga memiliki cita rasa es dawet yang berbeda, yang tentunya tidak pelit duriannya. Jadi cocok untuk pecinta durian," ujar Akro, pelaku UMKM Kecamatan Batuceper.
Selain es dawet durian, stan Batuceper juga menjajakan tahu gejrot serta kerajinan tangan seperti gantungan telepon genggam dan gantungan kunci hasil karya warga setempat.
Produk Kecamatan Cibodas dan Karawaci: Dari Busana Anak hingga Aksesori Kristal
Stan UMKM Kecamatan Cibodas menawarkan produk yang tak kalah menarik. Pengunjung bisa menemukan beragam busana anak hingga makanan olahan kemasan yang sudah memiliki legalitas lengkap dan dipasarkan di ritel modern. Untuk kuliner, tersedia cireng, kebab, jus, hingga nasi kuning dengan harga mulai Rp10 ribuan.
"Agar pengunjung tidak bosan, menu kuliner juga tersaji seperti cireng, kebab, jus, hingga nasi kuning. Semua produk dijual mulai dari Rp10 ribuan saja," kata Dini, pelaku UMKM Kecamatan Cibodas.
Sementara itu, stan Kecamatan Karawaci menyuguhkan minuman segar es asem Jawa yang dibuat dari buah segar tanpa pemanis buatan. Tak ketinggalan, produk fesyen dan aksesori seperti hijab, ciput, hingga aksesori kristal dijual dengan harga super murah mulai Rp5 ribuan.
"Serbu stand Kecamatan Karawaci, borong aksesori cantik mulai dari Rp5 ribuan saja. Tak terkecuali hijab dengan harga terjangkau dari pasaran," ujar Nur Rosada, pelaku UMKM Kecamatan Karawaci.
Momentum Bangkitkan Ekonomi Lokal
Keikutsertaan UMKM dari seluruh kecamatan di Kota Tangerang dalam Festival Cisadane 2026 menjadi bukti nyata berkembangnya sektor ekonomi kreatif di kota ini. Pemerintah Kota Tangerang mengajak masyarakat memanfaatkan festival ini sebagai kesempatan untuk mendukung pertumbuhan UMKM dengan membeli produk-produk lokal berkualitas yang dipamerkan selama kegiatan berlangsung.