Pencarian

Golok Ciomas dari Banten Tampil di Pameran Nasional Pusaka Nusantara 2026, Diakui sebagai Warisan Budaya

Rabu, 29 Juli 2026 • 11:00:31 WIB
Golok Ciomas dari Banten Tampil di Pameran Nasional Pusaka Nusantara 2026, Diakui sebagai Warisan Budaya
Golok Ciomas, senjata tradisional khas Banten, menjadi koleksi unggulan dalam Pameran Nasional Pusaka Nusantara 2026 di Serang.

SERANG — Golok Ciomas, senjata tradisional khas Banten, resmi menjadi salah satu koleksi unggulan dalam Pameran Nasional Pusaka Nusantara 2026. Pemerintah Kabupaten Serang menyebut pencapaian ini sebagai pengakuan atas kekayaan budaya lokal yang telah dikenal hingga ke mancanegara.

Mengapa Golok Ciomas Spesial?

Wakil Bupati Serang Najib Hamas menegaskan bahwa Golok Ciomas bukan sekadar alat atau senjata tradisional biasa. "Golok Ciomas bukan sekadar senjata tradisional, tetapi memiliki nilai sejarah, filosofi, dan kearifan lokal yang diwariskan secara turun-temurun," katanya di Serang, Selasa.

Pamor golok ini sudah melampaui batas daerah. Najib menyebut banyak seniman, budayawan, hingga peneliti dari luar negeri yang sengaja datang ke Kecamatan Ciomas untuk mempelajari sejarah dan proses pembuatannya. Hal ini menjadikan Golok Ciomas sebagai salah satu ikon budaya yang membanggakan Kabupaten Serang.

Pameran Nasional Jadi Ajang Edukasi dan Promosi Budaya

Pameran Nasional Pusaka Nusantara 2026 mengusung tema "Merawat Jejak Peradaban, Menguatkan Identitas Nusantara". Selain Golok Ciomas, pameran ini juga menampilkan koleksi pusaka dari berbagai daerah di Indonesia, mulai dari Aceh hingga Papua.

Najib mengajak masyarakat Banten memanfaatkan pameran ini sebagai sarana edukasi. "Kegiatan seperti ini menjadi kesempatan yang sangat baik sebagai sarana edukasi untuk memperluas wawasan sejarah, sekaligus menumbuhkan rasa bangga terhadap warisan budaya bangsa," ujarnya.

Kebanggaan Banten Jadi Tuan Rumah

Terpilihnya Provinsi Banten sebagai tuan rumah pameran nasional ini disambut antusias oleh pihak museum. Kepala Tata Usaha UPT Taman Budaya dan Museum pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten, Susilaningsih, menyebut hal tersebut sebagai kehormatan sekaligus kebanggaan.

"Pameran ini menjadi ruang belajar bagi masyarakat untuk mengenal sejarah pusaka atau senjata tradisional dari berbagai daerah yang menjadi identitas wilayah masing-masing. Kami berharap masyarakat memanfaatkan momentum ini untuk memperkuat kecintaan terhadap warisan budaya nasional," ujarnya.

Kehadiran pameran ini diharapkan mampu menjadi media pelestarian sekaligus promosi kekayaan budaya Indonesia. Bagi Banten, ini adalah langkah strategis untuk terus merawat eksistensi Golok Ciomas sebagai bagian tak terpisahkan dari identitas daerah.

Bagikan
Sumber: banten.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks