SERANG — Gubernur Banten Andra Soni melantik pengurus baru Gerakan Pramuka Provinsi Banten untuk masa bakti 2026-2031. Pelantikan yang digelar di Pendopo Gubernur, KP3B, Serang, pada Jumat (8/5/2026) ini mencakup tiga unsur sekaligus: Majelis Pembimbing Daerah (Mabida), Kwartir Daerah (Kwarda), dan Lembaga Pemeriksa Keuangan (LPK) Kwarda.
Prosesi pengambilan sumpah dan pengukuhan ini merupakan tindak lanjut dari hasil Musyawarah Daerah. Dengan dilantiknya kepengurusan baru, estafet kepemimpinan organisasi kepanduan terbesar di Banten resmi berganti untuk lima tahun ke depan.
Dalam sambutannya, Andra Soni mendorong Pramuka Banten hadir di tengah-tengah masyarakat. “Kami mendorong Pramuka Banten hadir di tengah masyarakat, membentuk karakter generasi muda yang disiplin, tangguh, dan berjiwa kebangsaan. Kepengurusan yang baru saya harapkan mampu menghadirkan program nyata dan berdampak,” ujar Gubernur.
Ketua DPRD Banten Fahmi Hakim yang turut hadir menambahkan bahwa Pramuka harus menjadi ruang kaderisasi kepemimpinan. Ia menegaskan, “Pramuka bukan sekadar organisasi seremonial, tetapi ruang kaderisasi kepemimpinan yang harus terus diperkuat.”
Gubernur secara spesifik meminta Pramuka menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam pembangunan karakter. Ia menyebut bahwa anggota Pramuka harus mampu menjadi agen perubahan di lingkungan masing-masing, mulai dari sekolah hingga kampung halaman.
Pelantikan ini dihadiri oleh Sekretaris Daerah Provinsi Banten, jajaran kepala perangkat daerah, serta para pengurus dan anggota Gerakan Pramuka se-Provinsi Banten. Kehadiran Forkopimda menunjukkan dukungan penuh pemerintah terhadap organisasi kepanduan.
Seluruh jajaran pengurus yang baru dilantik diharapkan mampu menjalankan amanah organisasi secara profesional dan transparan. Orientasi pengabdian menjadi kata kunci agar Gerakan Pramuka Banten semakin solid, adaptif, dan berkontribusi nyata bagi pembangunan daerah.
Dengan masa bakti hingga 2031, kepengurusan baru memiliki waktu yang cukup untuk merancang program pembinaan dan pemberdayaan generasi muda. Masyarakat Banten menantikan gebrakan nyata dari Pramuka, bukan sekadar agenda seremonial tahunan.