BANTEN — Vancouver menjadi saksi pertarungan dua tim yang belum tersentuh kekalahan di Piala Dunia 2026. Swiss dan Kolombia datang dengan modal sempurna setelah memuncaki grup masing-masing dan melewati babak 32 besar tanpa drama berarti. Kini, hanya satu tiket ke perempat final yang diperebutkan.
Mimpi Buruk Berulang: Swiss Incar Perempat Final Setelah 72 Tahun
Bagi Swiss, laga ini adalah tembok sejarah yang terus menghantui. Mereka belum pernah menembus perempat final sejak menjadi tuan rumah pada 1954. Dalam lima kesempatan terakhir—termasuk di 2014, 2018, dan 2022—langkah mereka selalu terhenti di babak ini.
Kali ini, tantangan semakin berat. Pelatih harus merombak strategi setelah Johan Manzambi, pemain kejutan turnamen dengan tiga gol dan dua assist, dipastikan absen karena cedera lutut. Michel Aebischer dan Luca Jaquez juga tak bisa dimainkan.
Kolombia Ingin Ulang Sejarah 2014, James Belum Bersinar
Di sisi lain, Kolombia datang dengan misi meniru generasi emas 2014 yang melaju hingga perempat final. Kapten James Rodríguez masih menjadi wajah utama tim, meski performanya di turnamen ini belum sesuai ekspektasi.
Perjalanan Kolombia 12 tahun lalu dihentikan Brasil. Kini, hadiah di depan mata adalah duel melawan Argentina di Kansas City pada Sabtu nanti—sang juara bertahan yang baru saja comeback dramatis melawan Mesir berkat aksi Lionel Messi dan gol Enzo Fernández di masa injury time.
Gelombang Kuning Menerjang Vancouver
Dukungan suporter Kolombia kembali menjadi pemandangan spektakuler. Fenomena "demam kuning" yang sebelumnya melanda Mexico City, Guadalajara, Miami, dan Kansas City kini mencapai titik paling utara di Vancouver. Jurnalis José Orlando Asencio melaporkan ada keluarga pendukung yang nekat melintasi Amerika Serikat dengan minivan demi menyaksikan tim kesayangan mereka.
Stadion Vancouver sendiri akan menggelar partai terakhirnya di Piala Dunia 2026. Kick-off dijadwalkan pukul 13.00 waktu setempat, bertepatan dengan pukul 16.00 EST dan 09.00 BST.