Pencarian

BPJS Ketenagakerjaan Batuceper Gebyar Lomba 17-an di Neglasari, Targetkan Pekerja Informal Masuk JKK dan JHT

Jumat, 21 Agustus 2026 • 17:47:31 WIB
BPJS Ketenagakerjaan Batuceper Gebyar Lomba 17-an di Neglasari, Targetkan Pekerja Informal Masuk JKK dan JHT
Warga mengikuti lomba khas 17-an dalam Gebyar Sadar Jaminan Sosial Ketenagakerjaan di Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang.

BPJS Ketenagakerjaan Cabang Tangerang Batuceper menggelar Gebyar Sadar Jaminan Sosial Ketenagakerjaan di Kecamatan Batuceper dan Neglasari, Kota Tangerang, untuk memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI. Kegiatan ini menyasar warga hingga tingkat RW dengan kemasan lomba 17-an, sekaligus mendorong pekerja informal dan pelaku usaha mandiri mendapatkan perlindungan JKK, JKM, dan JHT.

TANGERANG — Perayaan kemerdekaan di dua kecamatan Kota Tangerang tahun ini berjalan berbeda. BPJS Ketenagakerjaan Cabang Tangerang Batuceper bersama mitra Perisai mengemas sosialisasi jaminan sosial lewat Gebyar Sadar Jaminan Sosial Ketenagakerjaan di Kecamatan Batuceper dan Kecamatan Neglasari.

Alih-alih sekadar membagikan brosur, warga di lingkungan RW setempat diajak mengikuti berbagai perlombaan khas 17-an. Cara ini dipilih untuk mendekatkan pemahaman soal perlindungan pekerja secara lebih santai dan mudah dicerna masyarakat.

Lomba 17-an Jadi Sarana Edukasi ke Warga

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Tangerang Batuceper, Hazairin Hasan, mengatakan kegiatan ini merupakan upaya memperluas cakupan kepesertaan hingga ke tingkat lingkungan. Pendekatan berbasis RW dinilai efektif menjangkau pekerja informal yang selama ini belum tersentuh.

“Melalui kolaborasi dengan mitra Perisai, BPJS Ketenagakerjaan berupaya mendekatkan akses kepesertaan kepada masyarakat hingga ke tingkat RW. Pendekatan berbasis lingkungan ini diharapkan mampu mendorong semakin banyak pekerja, termasuk pekerja informal dan pelaku usaha mandiri, untuk memahami sekaligus mendapatkan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan,” kata Hazairin.

Dalam sosialisasi itu, warga diberikan pemahaman tentang tiga program utama: Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM), dan Jaminan Hari Tua (JHT).

Perlindungan bagi Pekerja Informal dan Keluarga

Hazairin menekankan bahwa kepesertaan jaminan sosial bukan hanya soal kepatuhan administratif, melainkan jaring pengaman ekonomi bagi pekerja dan keluarganya. Risiko sosial seperti kecelakaan kerja, meninggal dunia, atau memasuki masa tidak produktif bisa berdampak besar pada keuangan keluarga.

“Dengan semangat ‘Kemerdekaan, Kebersamaan, dan Perlindungan’, kegiatan ini diharapkan tidak hanya menjadi perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, tetapi juga meninggalkan dampak positif berupa meningkatnya kesadaran dan kepesertaan masyarakat dalam jaminan sosial ketenagakerjaan,” ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa semangat gotong royong yang menjadi nilai kemerdekaan selaras dengan prinsip jaminan sosial. Melalui kepesertaan, masyarakat saling menjaga satu sama lain saat menghadapi risiko ekonomi.

Sinergi BPJS Ketenagakerjaan dan Mitra Perisai

Kegiatan ini menjadi bentuk sinergi antara BPJS Ketenagakerjaan, mitra Perisai, dan masyarakat dalam membangun budaya sadar jaminan sosial. Kolaborasi ini diharapkan terus berlanjut agar semakin banyak pekerja di Kota Tangerang yang terlindungi.

“BPJS Ketenagakerjaan Tangerang Batuceper bersama mitra Perisai akan terus mendorong kolaborasi dengan masyarakat dan berbagai pihak agar semakin banyak pekerja di Kota Tangerang yang terlindungi, sehingga dapat bekerja dengan lebih aman, tenang, dan sejahtera,” tutup Hazairin.

Follow katabanten.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: persepsi.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks