PANDEGLANG — Pengawasan tidak hanya menyasar soal uang. Kejari Pandeglang juga akan memeriksa kualitas makanan yang disajikan serta memastikan penerima manfaat program MBG sudah tepat sasaran.
Atensi dari Kejagung Usai Tiga Petinggi BGN Jadi Tersangka
Kepala Kejaksaan Negeri Pandeglang melalui Kasi Intelijen, Bangga Prahara, mengungkapkan bahwa atensi pengawasan ini muncul setelah Kejaksaan Agung menetapkan tiga mantan pejabat BGN sebagai tersangka. Mereka adalah Dadan Hindayana (mantan Kepala BGN), serta Sonny Sanjaya dan Lodewyk Pusung (mantan Wakil Kepala BGN).
Ketiganya resmi ditahan pada Rabu (3/6) lalu. “Ya, kami ada perintah dari Kejaksaan Agung untuk melakukan pengawasan ketat terhadap program MBG. Penguatan fungsi pengawasan, hingga langkah preventif harus dilakukan, guna meminimalisir potensi penyimpangan,” kata Bangga di ruang kerjanya, Kamis (4/6).
Bukan Cuma Anggaran, Kualitas Menu Jadi Sorotan
Menurut Bangga, tim Kejari tidak akan hanya fokus pada potensi mark-up harga atau penyelewengan dana. Pihaknya juga akan turun langsung mengecek kondisi dapur SPPG di 35 kecamatan.
“Pengawasan tidak hanya difokuskan pada tata kelola anggaran, melainkan juga mencakup ketepatan sasaran penerima manfaat serta kualitas distribusi menu makanan yang diterima masyarakat,” jelasnya.
Ia menambahkan, laporan soal kualitas menu makanan ini rutin dikirim ke Kejaksaan Tinggi Banten hingga Kejaksaan Agung. Namun, waktu inspeksi mendadak ke lapangan masih dirahasiakan. “Tentu saja dalam waktu dekat kami akan lakukan pengawasan turun langsung ke lapangan, hanya tinggal menunggu waktu tepatnya saja kapan,” ungkapnya.
Warga Bisa Lapor Lewat Portal Jagadapurmbg.id
Kejari Pandeglang juga membuka akses seluas-luasnya bagi masyarakat yang menemukan kejanggalan. Laporan bisa disampaikan langsung ke kantor kejaksaan atau melalui portal resmi yang telah disediakan.
“Kalau pun ada temuan pelanggaran sampaikan secara langsung ke kami, akan kami tindak lanjuti. Bisa juga lewat portal jagadapurmbg.id, aplikasi ini sebagai sarana untuk masyarakat melaporkan persoalan MBG,” kata Bangga.
Dengan pengawasan ini, Kejari berharap program unggulan Presiden Prabowo Subianto itu berjalan transparan dan akuntabel. “Kami tidak ingin program Presiden Prabowo Subianto ini dicederai oleh para oknum yang tak bertanggung jawab. Makanya, kami perketat pengawasan,” tandasnya.