BANTEN — Ketua Tim Supervisi Kombes Pol. Yudhi Suhariyadi bersama AKP Adhiyaksa dan Brigpol Jemni Jumli memulai rangkaian peninjauan di Sentra Pelayanan Publik Polri (SPPG) YKB Polres Kukar yang berlokasi di Jalan Gunung Menyapa, Kelurahan Timbau. Dari hasil pengecekan, progres pembangunan gedung tersebut telah mencapai 90 persen.
Inspeksi Jembatan Merah Putih dan Lahan Eks Tambang
Setelah meninjau SPPG, tim bergerak ke Desa Separi, Kecamatan Tenggarong Seberang, untuk melihat langsung pembangunan Jembatan Merah Putih. Proyek infrastruktur ini merupakan inisiatif Polres Kukar yang disebut sebagai wujud nyata dukungan terhadap kesejahteraan masyarakat melalui akses transportasi yang lebih baik.
Rute supervisi berlanjut ke lahan eks tambang PT Kitadin di Desa Embalut, Kecamatan Tenggarong Seberang. Di lokasi seluas puluhan hektar itu, tim mengecek pelaksanaan program industrial farming yang dikelola oleh kelompok tani jagung. Polres Kukar tercatat aktif memberikan pendampingan di sektor pertanian sebagai bagian dari program ketahanan pangan nasional.
Evaluasi Internal untuk Optimalisasi Program
Kabag SDM Polres Kukar Kompol Suwarno yang mewakili Kapolres AKBP Khairul Basyar menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut. Menurutnya, supervisi ini menjadi instrumen evaluasi bagi jajaran Polres Kukar selaku pelaksana program di lapangan.
“Kami berharap dari kegiatan supervisi ini bisa memberikan evaluasi kepada kami Polres Kukar selaku penggerak program Asta Cita dalam mendukung kebijakan Pemerintah Pusat,” ujar Suwarno dalam keterangan yang diterima, Kamis.
Tiga Sektor Prioritas yang Dipantau Langsung
Secara spesifik, ada tiga bidang yang menjadi fokus supervisi kali ini. Pertama, kesiapan infrastruktur SPPG sebagai garda depan pelayanan Polri kepada masyarakat. Kedua, pembangunan jembatan yang diharapkan memutus isolasi wilayah dan memperlancar distribusi logistik. Ketiga, program industrial farming yang menyasar optimalisasi lahan kritis pascatambang untuk produktivitas pangan.
Kombes Pol. Yudhi Suhariyadi dalam kesempatan tersebut menekankan pentingnya akurasi data di lapangan dan kesesuaian pelaksanaan dengan target yang telah ditetapkan pemerintah pusat. Tim supervisi juga menyoroti perlunya sinergi antara Polres dengan pemerintah daerah setempat agar program berjalan berkelanjutan.
Rangkaian kegiatan supervisi Program Asta Cita di wilayah hukum Polres Kukar dilaporkan berlangsung aman dan lancar tanpa kendala berarti. Hasil evaluasi dari tim Itwasda akan menjadi bahan perbaikan bagi pelaksanaan program serupa di masa mendatang.