TANGERANG — Sebanyak 30 perusahaan di Kota Tangerang menerima penghargaan Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan dalam Pengelolaan Lingkungan (PROPER) dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) setempat. Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi nyata dunia usaha dalam menerapkan praktik pengelolaan lingkungan dan mendukung upaya pengendalian perubahan iklim.
Wali Kota Tangerang Sachrudin mengatakan, isu lingkungan hidup dan perubahan iklim kini menjadi tantangan yang dampaknya semakin terasa dalam kehidupan sehari-hari. "Perubahan cuaca yang semakin ekstrem, meningkatnya risiko bencana hidrometeorologi, hingga berbagai tantangan pengelolaan sumber daya alam dan lingkungan perkotaan menjadi bukti bahwa perubahan iklim harus disikapi secara serius oleh semua pihak," ujarnya di Tangerang, Kamis.
Kolaborasi Bukan Sekadar Komitmen
Menurut Sachrudin, upaya menjaga kelestarian lingkungan tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah. Diperlukan kolaborasi yang kuat antara pemerintah, dunia usaha, akademisi, komunitas, dan masyarakat untuk menghadirkan solusi yang berdampak nyata.
"Tidak cukup hanya dengan komitmen dan wacana. Tantangan perubahan iklim harus dijawab melalui program, inovasi, dan langkah konkret yang mampu memberikan manfaat bagi lingkungan dan masyarakat secara berkelanjutan," tegasnya.
30 Perusahaan Raih PROPER, Jadi Contoh Praktik Baik
Kepala DLH Kota Tangerang Wawan Fauzi menjelaskan, pemberian PROPER bertujuan memotivasi perusahaan untuk terus meningkatkan kinerja lingkungan. Penghargaan ini juga diharapkan menjadi contoh praktik baik yang bisa direplikasi oleh sektor usaha lainnya.
"Dengan begitu manfaatnya dapat dirasakan masyarakat dan memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan Kota Tangerang yang lebih hijau, tangguh, dan berkelanjutan," ucap Wawan.
Pemkot Tangerang berharap penghargaan ini menjadi ruang berbagi gagasan, inovasi, serta praktik terbaik dalam pengelolaan lingkungan. Langkah ini sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah dan pelaku industri dalam menghadapi tantangan perubahan iklim yang semakin kompleks di wilayah perkotaan.