Pencarian

Wabup Tangerang Ajak Pelajar SMA/SMK Perkuat Karakter dan Wawasan Kebangsaan di Era Digital

Kamis, 25 Juni 2026 • 23:08:57 WIB
Wabup Tangerang Ajak Pelajar SMA/SMK Perkuat Karakter dan Wawasan Kebangsaan di Era Digital
Wakil Bupati Tangerang Intan Nurul Hikmah mengajak pelajar SMA/SMK memperkuat karakter di era digital.

TANGERANG — Wakil Bupati Tangerang Intan Nurul Hikmah menekankan urgensi penguatan karakter dan wawasan kebangsaan bagi pelajar SMA dan SMK di tengah gempuran perkembangan teknologi. Menurutnya, era digital saat ini menghadirkan tantangan yang jauh lebih kompleks dibandingkan generasi sebelumnya.

Ancaman Digital dan Pengaruh Negatif pada Pelajar

"Anak-anak muda saat ini hidup di era digital yang penuh tantangan. Karena itu, penting bagi kita untuk terus memperkuat karakter, menanamkan nilai-nilai kebangsaan, serta membangun mental yang tangguh agar tidak mudah terpengaruh oleh hal-hal negatif," kata Intan di Tangerang, Kamis.

Berbagai pengaruh negatif, menurut Intan, dapat dengan mudah masuk melalui berbagai platform media digital yang setiap hari dikonsumsi pelajar. Ia menilai ketahanan mental menjadi benteng utama yang harus dibangun sejak usia sekolah.

Kemah Bakti Pelajar: Wadah Pembentukan Karakter

Pemkab Tangerang mendorong kegiatan positif seperti Kemah Bakti Pelajar sebagai sarana strategis pembentukan karakter. Kegiatan ini dinilai tidak hanya mengasah kemampuan akademik, tetapi juga jiwa kepemimpinan dan kepedulian sosial.

"Kemah Bakti Pelajar merupakan sarana penting untuk membentuk generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter yang kuat, jiwa kepemimpinan, serta kepedulian sosial yang tinggi," ujarnya.

Libatkan Psikolog Hingga BNN untuk Edukasi Remaja

Ke depan, pembinaan kepemudaan akan melibatkan berbagai pihak, mulai dari psikolog pendidikan, tenaga kesehatan, hingga Badan Narkotika Nasional (BNN). Tujuannya, memberikan edukasi komprehensif mengenai isu-isu yang dihadapi remaja saat ini.

Selain itu, Wabup Intan juga mengajak pelajar untuk melestarikan permainan tradisional dan mengurangi ketergantungan terhadap gawai. Aktivitas fisik dan permainan tradisional dinilai efektif untuk memperkuat kerja sama, sportivitas, dan interaksi sosial.

"Kegiatan kemah bisa menjadi kesempatan untuk belajar, bertukar pengalaman, membangun jejaring pertemanan, dan mengembangkan potensi diri," tutup Intan.

Bagikan
Sumber: banten.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks