TANGERANG — Wakil Bupati Tangerang Intan Nurul Hikmah menekankan urgensi penguatan karakter dan wawasan kebangsaan bagi pelajar SMA dan SMK di tengah gempuran perkembangan teknologi. Menurutnya, era digital saat ini menghadirkan tantangan yang jauh lebih kompleks dibandingkan generasi sebelumnya.
Ancaman Digital dan Pengaruh Negatif pada Pelajar
"Anak-anak muda saat ini hidup di era digital yang penuh tantangan. Karena itu, penting bagi kita untuk terus memperkuat karakter, menanamkan nilai-nilai kebangsaan, serta membangun mental yang tangguh agar tidak mudah terpengaruh oleh hal-hal negatif," kata Intan di Tangerang, Kamis.
Berbagai pengaruh negatif, menurut Intan, dapat dengan mudah masuk melalui berbagai platform media digital yang setiap hari dikonsumsi pelajar. Ia menilai ketahanan mental menjadi benteng utama yang harus dibangun sejak usia sekolah.
Kemah Bakti Pelajar: Wadah Pembentukan Karakter
Pemkab Tangerang mendorong kegiatan positif seperti Kemah Bakti Pelajar sebagai sarana strategis pembentukan karakter. Kegiatan ini dinilai tidak hanya mengasah kemampuan akademik, tetapi juga jiwa kepemimpinan dan kepedulian sosial.
"Kemah Bakti Pelajar merupakan sarana penting untuk membentuk generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter yang kuat, jiwa kepemimpinan, serta kepedulian sosial yang tinggi," ujarnya.
Libatkan Psikolog Hingga BNN untuk Edukasi Remaja
Ke depan, pembinaan kepemudaan akan melibatkan berbagai pihak, mulai dari psikolog pendidikan, tenaga kesehatan, hingga Badan Narkotika Nasional (BNN). Tujuannya, memberikan edukasi komprehensif mengenai isu-isu yang dihadapi remaja saat ini.
Selain itu, Wabup Intan juga mengajak pelajar untuk melestarikan permainan tradisional dan mengurangi ketergantungan terhadap gawai. Aktivitas fisik dan permainan tradisional dinilai efektif untuk memperkuat kerja sama, sportivitas, dan interaksi sosial.
"Kegiatan kemah bisa menjadi kesempatan untuk belajar, bertukar pengalaman, membangun jejaring pertemanan, dan mengembangkan potensi diri," tutup Intan.